Kabut Asap di Pangururan, Samosir. (Analisadaily/Tetty Naibaho)
Analisadaily.com, Samosir - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I mengingatkan masyarakat terhadap potensi sebaran asap di wilayah Sumatera Utara. Kondisi tersebut turut berdampak pada penurunan jarak pandang dan kualitas udara di sejumlah wilayah.
BMKG juga mencatat penurunan jarak pandang berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Stasiun Meteorologi Silangit. Pada pukul 10.00 WIB, jarak pandang berkisar 1 hingga 4 kilometer.
Sementara itu, pemantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi PM2.5 berada pada kategori sedang hingga tidak sehat di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Samosir, Sarimpol Simanihuruk, mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara berkabut atau jarak pandang menurun.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya pada wilayah dengan jarak pandang terbatas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi waspada. Jika kondisi udara berkabut dan jarak pandang menurun, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila diperlukan,” imbau Sarimpol.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan atau sampah secara terbuka, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran. BPBD Samosir, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Sebelumnya, BMKG juga mengimbau kepala daerah untuk berkoordinasi dengan BPBD, TNI dan Polri setempat serta terus mengikuti perkembangan kondisi udara. Masyarakat dapat memperoleh informasi terkait perkembangan cuaca dan kualitas udara melalui kanal resmi BMKG dan BPBD Kabupaten Samosir. (TN)(WITA)











