Medan, (Analisa). Kader Ikatan Pemuda Karya (IPK), harus bisa memberikan karya nyata bagi warga. Dengan demikian, IPK dan segenap kader di Gaperta akan menjadi buahhati dan dicintai masyarakat.
"Kader IPK, khususnya di ransus (ranting khusus) Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, jangan menjadi buahbibir atau cibiran warga, melainkan menjadi buah hati atau kesenangan warga," kata Raguta Hutabarat, Ketua IPK ransus Gaperta Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (8/3), dalam pidato pelantikannya sebagai Ketua IPK ransus Gaperta di lapangan Jalan Amir Hamzah.
Laguta Hutabarat dilantik oleh Ketua IPK Kecamatan Medan Helvetia, Bachrumsyah, didampingi Sekretaris Effendy Hutabarat dan pengurus DPD IPK Sumut sekaligus Penasehat IPK Helvetia Franky Simatupang. Laguta Hutabarat didampingi Parma Siburian SE sebagai Sekretaris dan Ridwan Simbolon sebagai Bendahara menjadi pimpinan IPK ransus Gaperta periode 2014-2019.
Dikatakan Laguta Hutabarat, dengan menjadi buahhati warga, maka dengan sendirinya IPK Ransus Gaperta akan membuktikan dan menjalankan motto IPK, yakni "Bukan Karya Kata, tapi Karya Nyata".
Dia juga berharap pihak Musyarawah Pimpinan Kecamatan (Muspika) juga memberikan bimbingan dan ajakan kerjasama, agar IPK sejalan dengan program pembangunan pemerintah.
Dalam kesempatan itu Laguta Hutabarat memuji secara peranan dan bimbingan pengurus DPD IPK Sumut sekaligus Penasehat IPK Helvetia Franky Simatupang.
Dalam acara penuh hikmad dihadiri ribuan kader IPK se Kota Medan, hadir sejumlah tokoh senioren IPK Moses Tambunan dan istri, Agus Panggabean mewakili Ketua DPP IPK Budi Panggabean, Ketua AMPI Sumut sekaligus Ketua DPD Golkar Kota Medan H Syaf Lubis, dan unsur Muspika Helvetia. (sug)











