Ketua Komisi VIII DPR RI:

Kuliah untuk Mencari Ilmu Bukan Pekerjaan

Padangsidimpuan, (Analisa). Dunia perkuliahan haruslah dijadikan sebagai tempat mencari atau menuntut ilmu pengetahuan, bukan untuk mendapatkan pekerjaan.

"Mahasiswa harus menjadikan pekerjaan sebagai tujuan kedua, sedang menuntut ilmu diposisi pertama, jika ingin berhasil dalam hidup," ujar Ketua Komis VIII DPR RI Dr H Saleh Partaonan Daulay MAg M Hum MA, dalam seminar Wawasan Kebangsaan bertema “Tantangan dan Peluang Pengembangan Pendidikan Islam Kontemporer” di Auditorium IAIN Padangsidimpuan, Jalan Tengku Rizal Nurdin, Rabu (11/11). 

Dikisahkannya, ia lahir dan Sekolah Dasar (SD) hingga SMP di Sibuhuan Kabupaten Padanglawas, namun untuk mengubah nasib melanjutkan sekolah ke Madrasyah Aliyah Negeri (MAN I) Medan.

“Usia dua tahun saya sudah ditinggal ayah, sedang ibu hanya seorang petani sawah, mungkin jika tidak hijrah ke Medan saya juga akan jadi petani sawah seperti orangtua,” ungkapnya.

Dikatakan, dalam mengikuti study ditiap jenjang pendidikan, ia selalu serius belajar tanpa memikirkan nanti harus kerja dan jadi apa.

“Saya tidak pernah bermimpi jadi dosen atau anggota DPR RI, terpenting saya selalu fokus dan serius belajar dimana dan apapun jurusan yang diambil,“ katanya.

Dijelaskan, sebelum menjadi Ketua Komisi VIII DPR RI, ia sempat menjadi dosen berstatus PNS di Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta, namun kemudian mengundurkan diri karena ikut berkompetisi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014.

“Motivasi dan keinginan kuat yang kemudian menjadikan saya berani mengundurkan diri dari PNS dan bertarung di Pileg, Alhamdulillah berhasil duduk di senayan,” terangnya.

Di sisi lain, Saleh Partaonan mengatakan, perubahan status STAIN P. Sidimpuan menjadi IAIN merupakan rahmat dan wajib disyukuri.

“Banyak STAIN belum mampu berubah menjadi IAIN, maka patut disyukuri STAIN P. Sidimpuan mampu berubah menjadi IAIN, semoga bisa segera menjadi UIN, “ katanya sembari menambahkan DR Ibrahim Siregar merupakan sahabat lamanya saat kuliah di pasca UIN Syarif Hidayatullah. 

Diharapkannya, mahasiswa IAIN P. Sidimpuan jangan kecil hati karena lowongan kerja Departemen Agama yang sedikit.

“Jangan terpaku pada lowongan kerja Depag yang minim, untuk diketahui alumni IAIN luar biasa, bayangkan 40 persen anggota DPR RI alumni IAIN. Saya juga banyak menemukan alumni IAIN menjadi pengusaha sukses,” ujarnya sembari menyebut alumni harus berani melangkah.

Sementara itu, Rektor IAIN P. Sidimpuan DR Ibrahim Siregar MCL mengatakan, kehadiran Saleh Partaonan di IAIN P. Sidimpuan untuk kali kedua, pertama saat masih berstatus dosen UIN Syarifhidayatullah.

“Beliau berperan penting dalam proses perubahan STAIN menjadi IAIN P. Sidimpuan,” katanya.

Ibrahim berharap, kunjungan Ketua Komisi VIII DPR RI ini dapat berbuah positif dalam mempercepat pembangunan diberbagai lini di IAIN P. Sidimpuan. (hih)

()

Baca Juga

Rekomendasi