Seni Patung Keramik “Teapot”

Oleh: Azmi TS. TEMPAT teh (teapot), suatu wadah un­tuk  merendam  bubuk teh sebelum air­nya da­pat diminum. Dalam tradisi bang­sa Tiongkok dan Jepang tem­pat teh punya makna ter­sendiri sampai sekarang ma­sih ada. Mereka memaknai acara mi­num teh merupakan tradisi meng­hor­ma­ti tamu yang da­tang berkunjung, maka orang tersebut pantas dihormati.

Bagi bangsa Jepang acara mi­num teh bisa dilakukan dua cara. Yakni tradisi mi­num teh dalam ruangan (chato) dan  di lu­ar ruangan (nodate). Hanya saja ke­ma­sannya disesuaikan de­ngan zaman mo­dern teruta­ma ketika menyambut tamu yang datang. Bahkan mereka menjadikan tradisi ini sering di­kaitkan dengan mitos kese­hatan, etika pergaulan dan me­maknai kehidupan itu menjadi lebih baik.

Selain mitos teapot atau wa­dah teh memang kedudukan is­timewa, selain fungsional ju­ga bernuansa seni berkelas. Pe­­nataan bentuk dan warna tem­pat teh di­hiasi dengan ane­ka ornamen indah, umum­nya terbuat dari tanah liat (kera­mik). Kreativitas orang Jepang memang sulit tertandingi da­lam segala hal ter­masuk seni. Seniman Jepang dan negara la­in menciptakan kreasi “teapot” ter­baik­nya.

Terkadang  bentuk wadah­nya sudah hampir tak dikenali lagi, kalaupun bisa ha­nya tahu lewat bentuk mirip mulut (co­­rong) saja. Kreasi unik berba­gai rupa ke­ramikus dunia ber­lomba meng­ha­dirkan rekayasa “teapot” (tempat teh) ter­sebut.

Semuanya dikategorikan seni patung ke­ramik kontem­porer terlihat pada karya seni Richard T. Notkin, judulnya “Heart Tea­pot  Anatomy Lesson, Yixing Series.”

Kalau seni patung keramik Barbara Frey judulnya “Cera­mic Teapot Let’s Go Teapot # 15” lebih menonjolkan bu­latan dengan aneka ukuran. Bulatan sea­kan mendominasi bentuk tempat teh, krea­sinya ini sung­guh unik. Beda lagi de­ngan ka­rya Ray Bub berjudul “Water Dra­gon Teapot”, mengarah ke fantasi Naga. Bentuk unik di sisi kepalanya ada co­rong dan bagian belakang ada pega­ngan serta posisi kaki serta la­innya diberi aksen duri.

Seni patung keramik fantasi keram­i­kus Ray Bub meman­faatkan rekayasa ben­tuk he­wan dan tetumbuhan. Sepintas ka­rya-karya fantasi keramik wa­dah teh ini melambangkan tentang kedigdayaan dan ke­perkasaan. Ada pula tempat teh ini terkesan magis seperti karya Carrian­ne Hendrickson, judulnya “Ceramic Tea­pot in Its Last Hour”. Sekilas mirip tem­pat obat tradisional yang di­sebut ‘sahan’ (Batak Toba). Badan wadah itu dibuat me­­lengkung ke atas pada kedua sisinya tak simetris.

Pada ujung satunya lagi ter­sembul co­rong mirip cula atau tanduk, yang di­ikuti pola aneh tetapi cukup artistik juga. Ben­tuk keramik memang dapat men­trans­­formasikan gambar ataupun gaga­san yang imaji­na­tif serta primitif. Karya ke­ramik Barbara Frey, Julie El­kin, Carrianne Hendricson, Leora Brecher dan Gerard me­ngarah ke bentuk kartunal.

Gambar-gambar yang dile­katkan pada wadah (teapot) ke­ramik menam­pil­kan kesan lucu, ceria dan artistik. Or­na­men hiasan membuat teapot men­jadi cantik tapi ada juga ter­lihat aneh. Wadah teh (te­pot) karya Yosiro Ikeda ber­judul “Sculpture Teapot” tam­bahan hia­san mi­rip relief atau mosaik justeru meng­­gang­gu. Sebaliknya seni patung ke­ra­mik Yosiro Ikeda agak unik ter­utama pada ga­gang dan tu­tup “teapot” jadi magis.

Hasil kreasi Yosiro Ikeda Cs wadah teh (teapot) terma­suk seni patung kontemporer, karena selain bersifat fung­si­onal (seni terapan) juga murni seni (fine art). Kreasi seni pa­tung keramik ‘tea­pot” menjadi aksi seni kontemporer bagi re­butan kolektor. Seni patung ke­ramik ini sudah ada sejak 4000 tahun yang lalu, jadi karya para keramikus adalah perpanjangan eksistensinya saja;

Seni patung keramik (sto­ne­ware sculpture) bisa mere­tas kotomi (sekat) di antara se­ni terapan dengan seni mur­ni. Jadi karya seni patung (teapot) mem­buk­tikan keramikus bebas berkreasi, kini ikut me­ramaikan globalisasi berkese­nian yang sudah tanpa sekat lagi. Pablo Pi­casso saja pernah menciptakan seni pa­tung ke­ramik ini, dengan bentuk me­nye­rupai Pot (vase) bunga, lalu dia hiasi de­ngan gambar-gam­bar hewan dengan se­dikit ber­gaya kubisme.

()

Baca Juga

Rekomendasi