Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Langka Dinosaurus

ILMUWAN Jerman telah menemukan jejak kaki panjang tak biasa milik dinosaurus. Jejak yang diperkirakan berusia 145 juta tahun tersebut ditemukan di sebuah tambang yang telah ditinggalkan di Lower Saxony.

“Sangat tak biasa jika ditilik dari panjang lintasan dan kondisinya yang masih bagus,” ucap pemimpin penggalian, Benjamin Englich kepada Reuters di tempat penemuan, mengacu pada 90 jejak kaki yang membentang lebih 50 meter dengan diameter jejak berukuan 1,2 meter.

Englich bilang jejak yang mirip seperti jejak gajah ini merupakan milik seekor Sauropod yang menginjak tanah tersebut antara 135-145 juta tahun lalu.

Sauropod merupakan jenis dinosaurus berat dengan leher dan ekor panjang.

“Kami belum menemukan kerangka lengkap untuk seekor dinosaurus dengan ukuran sebesar itu dari periode ini, itu berarti pemilik jejak adalah spesies yang belum pernah kita lihat dari era ini sebelumnya,” lanjut Englich.

Jejak tersebut tak hanya besar, namun juga dalam. Jejak ini melesak ke tanah sedalam 40 sentimeter. Hal itu menunjukkan bahwa makhluk yang memiliki jejak ini pastilah berbobot di atas 30 ton.

Para ahli berharap jejak ini dapat memberikan pencerahan tentang kondisi di zaman Cretaseous, era misterius yang berakhir 65 juta tahun lalu bersamaan dengan kepunahan massal dinosaurus.

Jejak dinosaurus terbesar yang pernah didapati berdiameter dua meter, ditemukan oleh penggali amatir di wilayah Prancis pada tahun 2009.

Misteri Leher Panjang Dinosaurus

Para ilmuwan dari University of Bristol, Inggris, berhasil mengungkap misteri di balik panjangnya leher dinosaurus.

Penemuan itu sekaligus menjawab pertanyaan mengapa leher beberapa dinosaurus panjangnya melebihi mahkluk hidup apapun yang pernah hidup di Bumi.

Para ilmuwan memperkirakan, mahkluk hidup terbesar yang pernah menghuni Bumi adalah dinosaurus sauropod.

Di zaman modern ini, kita sering menganggap bahwa gajah merupakan hewan bertubuh besar. Tapi, cobalah bayangkan. Tubuh dinosaurus sauropod besarnya 10 kali lipat dari gajah.

Selain bertubuh besar, dinosaurus berkaki empat itu juga memiliki kelebihan lain. Yaitu, bentuk leher serta ekor yang sangat panjang.

Beberapa jenis dinosaurus yang termasuk dalam kelompok sauropod adalah Brachiosaurus, Diplodocus dan Brontosaurus.

Struktur Tulang Leher

Dinosaurus sauropod merupakan hewan herbivora atau pemakan tumbuhan. Di kalangan kelompok hewan lainnya, sauropod dianggap sebagai hewan berleher terpanjang yang pernah ada. Panjang leher sauropod diperkirakan bisa mencapai 15 meter.

Bila disetarakan, leher dinosaurus sauropod enam kali lebih panjang dari jerapah berleher terpanjang di dunia. Atau, lima kali lebih panjang dari hewan apapun yang pernah hidup di Bumi.

Menurut para ilmuwan, penyebab dinosaurus sauropod mempunyai leher terpanjang dikarenakan struktur tulang leher sauropod yang berongga.

Selain itu, tulang belakang leher sauropod berjumlah lebih 19. Padahal, hampir seluruh mamalia yang hidup saat ini, mulai dari tikus, paus hingga jerapah, memiliki tulang belakang leher tak lebih 7 buah.

Dari hasil penelitian para ilmuwan, dinosaurus sauropod memiliki ciri-ciri umum yang mendukung bentuk lehernya yang panjang.

Misalnya leher sauropod dapat bergerak leluasa karena posisi otot, urat dan ligamen di sekitar tulang belakang leher yang mempengaruhi gerak leher.

Dinosaurus sauropod juga diprediksi bisa menyimpan 60 persen udara di leher seperti halnya burung.

Hal ini untuk mempermudah proses penyaluran oksigen ke paru-paru mengingat bentuk leher sauropod yang sangat panjang. (bbs/ng/rtr/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi