Medan, (Analisa). Tim gabungan Sintel Kodim 0201/BS dan Deninteldam I/BB menggerebek gudang PT Indah Deli Jaya Lestari di Jalan Takanata, Lingkungan VI, Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, karena diduga dijadikan tempat penimbunan bahan bakar solar dan oli serta dijadikan diskotek, Rabu (26/8) malam.
Pasi Intel Kodim 0102/BS Kapten Kav Prima Wahyudi didampingi Kaur Medmas Pendam I/BB, Kapten Czi Yamin Sohar dalam paparan, Kamis (27/(38) warga Pangkalan Susu, Is (30) Tebing Tinggi, RI (37) tinggal di Pajak nau Siombak, JS (63) Pajak Rambe Simpang Kantor, Edi (42) Simpang Melati, Sunggal.
Selain itu Mul (35) Pajak Rambe Simpang Kantor, MR (19) Belawan, AH (38) Perumahan Nelayan Indah, RU
(28) Pajak Rambe Simpang Kantor, Fai (24) Belawan, MR (18) Lorong Papan Belawan, MS (21) Gudang Arang
Belawan, Rez (25) Danau Siombak, dan Roh (63) penduduk Jalan M Basir, Rengas Pulo Kecamatan Medan Marelan.
Rencananya usai diperiksa intensif di Makodim 0201/BS Jalan Pengadilan, para pekerja dan seluruh barang bukti diserahkan kepada petugas Polres KP3 Belawan. Sebab gudang tersebut berada di wilayah hukum polres setempat.
Selain dijadikan tempat penimbunan solar dan oli, gudang ini juga dijadikan sebagai diskotek dengan tamu orang-orang tertentu.Untuk pemilik gudang, Ram juga akan dimintai keterangannya.
Terungkapnya gudang penimbunan solar dan oli ini, kata Kapten Kav Prima solar dan oli ini, kata Kapten Kav Prima Wahyudi, setelah ada laporan telah terjadi perampokan terhadap truk tangki berisi pelumas milik PT Citra Bintang Pamilindo beberapa meter dari gerbang tol Belawan, Selasa (18/8) lalu.
Setelah dilakukan pengumpulan bahan dan data di lapangan, dicurigai isi truk dibuang ke gudang tersebut. Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kasusnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Untuk keterlibatan oknum TNI dalam penimbunan minyak di gudang ini, menurut Kapten Czi Yamin Sohar, setelah diselidiki, sejauh ini belum ditemukan. Tetapi bila ada, pimpinan akan memberikan sanksi tegas. Sebab ini sudah merupakan atensi dan perintah pimpinan.
Selain itu, tim Deninteldam I/BB, tambah Kapten Yamin, juga menga mankan truk bermuatan 7,5 ton pupuk bersubsidi Phonska tanpa dilengkapai dokumen di kawasan Simpang Hessa, Desa Air Genting, Kabupaten Asahan, Kamis (27/8).
Rencananya pupuk dibawa ke beberapa daerah perkebunan di Pekanbaru. Barang bukti dan supir truk kini masih diamankan di Mako Deninteldam I/BB untuk diserahkan ke pihak kepolisian setelah menjalani pemeriksaan. (wan)










