Medan, (Analisa). Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali melaksanakan Kajian Intensif Al Islam dan Kemuhammadiyahan (KIAM) sebagai program unggulan.
KIAM diikuti 200-an mahasiswa yang baru menimba ilmu di UMSU. KIAM digelar selama dua hari Sabtu-Minggu (12-13/11) di Gedung Aisyiyah, Jalan Demak Medan. Pembukaan acara ditandai dengan penyerahan sertifikasi kelulusan peserta KIAM Tahun 2015 secara simbolis kepada mahasiswa dari sejumlah fakultas.
Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (PSIM) ini berpola pengkaderan.
Rektor UMSU, Dr Agussani, M.AP mengatakan, UMSU berkepentingan mencetak lulusan yang berilmu dan berkarakter islami. Untuk itu, program tersebut telah dilaksanakan dalam dua tahun terakhir ini. Tahun lalu diikuti 5.000 mahasiswa. Pelaksanaanya dilakukan secara bertahap.
“Saya nyatakan lagi KIAM adalah program unggulan dan ikon dalam mencetak mahasiswa yang berilmu dan berkarakter islami,” katanya kepada wartawan di Medan.
Pelaksanaan program unggulan ini dirancang berdasarkan kurikulum yang setiap tahun terus diperbaharui. Materi ajar dan pengkaderannya hasil studi banding dari sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terkemuka. UMSU menjadikan program KIAM sebagai syarat bagi mahasiswa untuk mengikuti ujian komprehensif.
“Mahasiswa yang lulus KIAM dan mentoring diberikan sertifikat sekaligus sebagai syarat mengkuti ujian komprehensif,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Rektor III Rudianto, S.Sos, M.Si menyampaikan, pelaksanaan KIAM tahun ini berbasis persyarikatan dan amal usaha Muhammadiyah. Artinya, UMSU melibatkan seluruh ibu-ibu Aisyiyah dan pimpinan Muhammadiyah mulai dari wilayah sampai ranting Medan Kota. Harapannya dapat terbangun komitmen untuk mengembangkan persyarikatan, di samping menanamkan nilai-nilai Islam pada lulusan UMSU.
Sementara Ketua PWM Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution saat membuka acara berpesan KIAM dapat menjadi bekal dalam pembentukan karakter yang islami bagi lulusan UMSU. Program ini, lanjutnya, sangat strategis karena penanaman karakter pada generasi muda sekarang bertumpu pada aspek keagamaan. Dia mendukung KIAM menjadi program unggulan di UMSU.
Wakil Ketua PP Muhammadiyah Hajriyanto Y Tohar memberikan pendidikan karakter pada peserta KIAM. (said)











