Langsa, (Analisa). Seorang anggota Satuan Pol Air Polres Langsa, Brigadir Ahmad Sauki hilang di perairan Selat Malaka, sekitar 40 mil dari Pelabuhan Kuala Langsa, Rabu (27/4) dan sampai saat ini belum ditemukan.
Dir Pol Air Polda Aceh, Kombes Pol Bambang Irianto kepada wartawan, Kamis (28/4) mengungkapkan, hilangnya Brigadir Ahmad Sauki berawal saat berlangsungnya patroli rutin Pol Air Polda Mabes Polri, Polda Aceh, dan Pol Air Polres Langsa pada Rabu (27/4) siang.
Ketika berada di perairan laut Selat Malaka sekitar 40 mMil dari Pelabuhan Kuala Langsa, rombongan patroli melihat ada satu unit kapal nelayan asing yang dicurigai melakukan pencurian ikan (illegal fishing), kemudian petugas mendekati kapal tersebut untuk melakukan pemeriksaan kelengkapannya.
Ketika mendekat, Brigadir Ahmad Sauki langsung melompat ke kapal asing itu, tetapi terpeleset dan jatuh ke dalam laut. Mengetahui, Brigadir Ahmad Sauki jatuh ke laut, segera dilakukan pencarian oleh sejumlah personel yang ikut patroli, namun korban tidak ditemukan.
Sementara satu unit kapal asing yang dicurigai tadi, ketika dilakukan pemeriksaan ternyata kapal asal Malaysia yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia. Bersama empat anak buah kapal (ABK) warga Myanmar dan barang bukti puluhan ton ikan hasil tangkapan, kapal itu sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
“Di hari kedua kemarin (Kamis-red), kita dibantu Basarnas Aceh Pos Langsa kembali melanjutkan pencarian terhadap anggota Pol Air Polres Langsa itu dan meminta keluarga agar selalu tabah serta berdoa untuk keberhasilan pencarian korban,” ujarnya.
Tim gabungan menyisir seluruh titik-titik yang dianggap sebagai tempat keberadaan Brigadir Ahmad Sauki, karena sudah lebih 36 jam belum ditemukan. Kemungkinan keberadaannya telah bergeser dari lokasi pertama jatuh.
Untuk memaksimalkan pencarian, kita akan menurunkan kekuatan penuh serta menggunakan sarana dan prasana yang biasa digunakan untuk mencari orang hilang di laut.
Sementara Kepala Kantor Basarnas Aceh, Suyatno didampingi Koordinator Basarnas Pos Langsa, Riski Hidayat kepada Analisa mengatakan, untuk hari kedua (Kamis 28/4) Basarnas bersama tim gabungan lainnya, masing-masing Pol Air Mabes Polri, Polda Aceh, dan Pol Air Polres Langsa, melakukan pencarian dengan lokasi titik koordinat 05.01 N, 98.02 E, 06.20 N, 98.13 E, 05.40 N, 97.47 E, 05.20 N, 97.33 atau sekitar 15 mil dari titik lokasi kejadian jatuhnya korban.
Dikatakan, pergeseran lokasi pencarian ini dilakukan karena kemungkinan pengaruh arus air dan angin. Dipastikan tubuh korban tidak mungkin masih berada di titik lokasi pertama jatuh. “Bergesernya lokasi pencarian ini, dipengaruhnya oleh arus dan angin. Berdasarkan alat deteksi Sarmap, diperkirakan keberadaan korban sudah jauh bergeser. Bila jatuh di laut, proses pencariannya memang sangat berbeda dengan tempat lain, seperti di danau,” ujarnya.
Pencarian pada hari pertama dihentikan karena hari sudah larut malam. Proses pencarian akan dilakukan sampai tujuh hari dan jika kemudian dalam waktu itu belum juga ditemukan, maka kemungkinan akan ditambah lagi waktunya tergantung dari situasi maupun kondisi di lapangan.
Pantauan di lapangan, terlihat adik kandung korban, Fahmi ikut melakukan pencarian bersama Kombes Pol Bambang Irianto, Suyatno, dan Kapolres Langsa, AKBP Sunarya SIK.
Tim gabungan melakukan pencarian korban menggunakan dua unit kapal milik Pol Air Mabes Polri serta Pol Air Polda Aceh dan bergerak sekitar pukul 11.15 WIB dari Pelabuhan Kuala Langsa.
Dari pengakuan istri korban kepada adiknya Fahmi, sehari sebelum hilang korban sudah menunjukkan hal-hal yang tidak biasa dilakukan di rumahnya. Seperti membersihkan bak air, padahal pekerjaan ini tidak pernah dilakukannya sama sekali.
Diungkapkan, setelah membersihkan bak air, Brigadir Ahmad Sauki sempat berkata kepada istrinya; “Sudah saya bersihkan, saya suami yang baik kan”.
Istri dan ketiga anak korban beserta pihak keluarga berharap Brigadir Ahmad Sauki bisa ditemukan dalam keadaan sehat walafiat. “Kami terus berdoa, semoga abang saya ditemukan dalam keadaan sehat,” harap Fahmi. (dir)










