Medan, (Analisa). Anggota DPRD Medan merasa prihatin atas keluhan warga miskin yang tidak mendapat jatah raskin.
Demikian anggota DPRD Medan Dapil V Hendrik Halomoan Sitompul, MM meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan Medan Deli dan Medan Belawan dalam Reses II 2016 di Jalan Gang Madio Lingkungan 5 Kelurahan Tanjung Mulia Hulu Kecamatan Medan Deli, Sabtu (18/6).
Ternyata masih banyak warga miskin di Kelurahan Tanjung Mulia Hulu Kecamatan Medan Deli yang tidak mendapat bantuan miskin dari pemerintah. Baik itu bantuan beras miskin (raskin), Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bantuan Langsung Masyarakat Sementara (BLSM/Balsem) dan bantuan lainnya.
Kendala
Politisi Partai Demokrat, langsung menanyakan camat apa kendalanya sehingga banyak masyarakat yang tidak mendapat jatah raskin. Lebih lanjut alumni PPRA 52 Lemhanas RI itu mengaku kecewa kepada Dinas Bina Marga, Disduk, Dinas Perkim dan juga Dinkes Kota Medan yang telah diundang namun tidak menghadiri undangan.
"Seharusnya mereka menghadiri reses, untuk itu, saya akan sampaikan ketidakhadiran dinas terkait pada rapat paripurna. Seharusnya SKPD hadir agar masyarakat lebih mengerti,” jelasnya.
Sebelumnya warga meminta data penerima bantuan supaya ditinjau ulang karena selama ini bantuan tidak tepat sasaran.
“Masih banyak masyarakat Gang Madio Lingkungan 5 Tanjung Mulia Hulu tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Padahal masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujar Ketua STM/BKM M. Salim warga GangMadio.
Sementara itu Camat Medan Deli Ferry menerangkan selama ini telah terjadi pengurangan kuota raskin dan masalah pendataan yang tidak tepat sasaran. "Saya pernah minta tolong dan mengajukan penambahan kuota raskin kepada BPS. Saya berharap dengan adanya bantuan dewan bisa dilakukan penambahan raskin", jelasnya. (aru)











