Binjai, (Analisa). Kunjungan unsur pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Ishlah Jalan Sei Belutu (Medan) ke Masjid Al-Ishlah di Dusun Tanah Merah, Binjai Selatan ini sebagai bentuk mempertahankan hubungan. Silaturahim tidak boleh terputus. Ukhuwah Islamiyah perlu dipupuk dalam kehidupan kita sehari-hari.
Begitu ungkap Nazir BKM Al-Ishlah Jalan Sei Belutu (Medan) Drs.H.Syamsuddin didampingi ustadz Drs.Parlaungan Hasibuan dan War Djamil SH, di depan warga/jamaah masjid setempat, Minggu (26/6).
”Sebagai desa binaan, pihak BKM merasa sangat gembira melihat perkembangan di kawasan ini. Sekitar 20 tahun silam, masjid di dusun ini dibangun oleh BKM Al-Ishlah Jalan Sei Belutu, sehingga masjid ini diberi nama yang sama”, ucapnya.
Penyaluran
Ketua UPZ Masjid Al-Ishlah Jalan Sei Belutu War Djamil SH mengungkapkan jumlah zakat yang disalurkan bagi 55 warga/jamaah di dusun ini untuk tahun 1437 Hijriah yakni tiap orang menerima uang Rp.250 ribu dan satu goni beras 10 kilogram.
Di antara uang tersebut adalah Rp.2.500.000 dari Hj.Yen Gazali, Rp.2.600.00 dari H.Yusuf Hanafiah dan Rp.5.500.000 dari Amal Pulungan. Berikutnya dari beberapa Hamba Allah berupa 55 goni beras dan uang Rp3.150.000.
“Dengan demikian, total yang disalurkan yakni 550 kg beras dan uang Rp13.750.000”, ucap War Djamil.
Khusus selama bulan Ramadan, BKM dari Medan juga mengutus ustadz Drs.Parlaungan Hasibuan mengisi tausyiah pada setiap Jumat malam sekaligus sebagai imam salat isya dan taraweh/witir. Beliau juga yang insya Allah sebagai khatib dan imam salat Idulfitri 1437 Hijriah nantinya di Dusun Tanah Merah tersebut.
Nazir masjid setempat, Mashudi menyatakan rasa syukur ke hadirat Allah Swt atas penyaluran zakat tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada BKM dan UPZ dari Medan yang tiap bulan Ramadan tetap berkunjung ke dusun ini.
Lokasi
Hubungan antara warga dan unsur pengurus masjid Jalan Sei Belutu (Medan) dan Dusun Tanah Merah, Bandar Bingei Atas (Binjai Selatan) ini, tetap terwujud dengan baik.
Saling berkunjung dan komunikasi, termasuk mengutus ustadz, penyaluran zakat dan lain-lain adalah bentuk-bentuk kegiatan dalam memelihara ukhuwah Islamiyah tersebut. Bahkan sebelumnya, pengurus Remaja Masjid pernah menginap di dusun tersebut.
Lokasi Dusun Tanah Merah ini, sekitar 38 kilometer dari Medan. Terletak agak ke dalam yakni sekitar 20 menit dari kota Binjai, melalui kawasan kebun sawit rakyat, yang sebagian jalannya masih tergolong jelek. Kehidupan sebagian warga dusun ini tergolong sederhana, yang sebagian bekerja sebagai petani di lahan-lahan milik orang lain dengan menerima upah.
Turut dalam rombongan ke Binjai kali ini, unsur BKM/UPZ yaitu M.Yusuf, Suparyono, Samsul, Anto dan Lilik. (rel/sug)










