Cygnus, Kucing Berekor Terpanjang Catat Rekor

KUCING disebut juga he­wan rumah (Felis silvestris catus atau Felis catus) adalah sejenis mama­lia karnivora dari keluarga Feli­dae. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "ku­cing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa dan harimau.

Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka ku­cing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah meng­gunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen.

Kini, kucing menjadi salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis ketu­runannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti Persia, Siam, Manx, dan Sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

Kucing berekor terpanjang di dunia bernama Cygnus mencatat rekor Guinness Book of Recoeds.

Sang pemilik bernama Lauren dan Will Powers dari Ferndale, Michigan, AS sangat gembira buka saja karena kucingnya terkenal tetapi juga bisa member­sihkan rumah mereka seperti orang biasa. Kucing mereka mela­kukan tugas itu untuk me­reka hanya dengan berjalan di sekitar tempat itu dan mengibas­kan ekornya yang sangat panjang dan lembut.

Cygnus Regulus Powers baru-baru ini tampil di Guinness Book of Records 2018 karena memiliki "ekor terpanjang pada kucing domestik." Pengukuran resmi pada ekornya mencapai 44,66 cm dari pangkal bokongnya sampai akhir "daging" ekornya.

Pengukuran itu dilakukan pada Juni tahun lalu. Sedangkan se­karang, Will Po­wers menga­takan kepada Love Meow jika ekor Cygnus sudah ber­ukuran 46,7 cm tanpa bulu. Ke­mung­kinan ekor itu akan bertambah panjang mengingat umur Cygnus baru satu tahun dan akan terus berkembang.

"Prestasi ini di atas rekor dunia sekarang dari 16,3 dan tidak me­nun­jukkan tanda-tanda berhenti. Ekornya tumbuh sekitar setengah inci setiap bulan atau lebih. Ini mulai terlihat aneh padanya. Orang menyebutnya 'feather­duster' atau 'Door draft blocker'," ujar Will dikutip dari Amusing Planet, Minggu barusan.

Ekor yang panjang tidak hanya membawa rekor baru. melainkan juga tantangan bagi pemiliknya. Will dan Lauren harus ekstra hati-hati saat menutup pintu di sekitar rumah, karena ekor Cygnus mungkin terkena jepit dan kucing itu juga tanpa sadar menaruh ekornya sembarangan ketika bermain.

Menariknya, saudara laki-laki Cygnus, Arcturus, juga meraih rekor Guinness tahun ini, untuk "kucing domestik tertinggi di dunia". Kucing ras F2 Svannah mencapai panjang 48,4 cm dan beratnya sekitar 30 kilogram. (wkp/odtc/fxc/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi