Sembilan Pulau Unik Misterius di Dunia

BANYAK pulau di dunia sudah dieksplorasi dengan baik, sehingga rahasianya sudah lama dipelajari. Namun ada beberapa pulau masih tetap misterius. 

Kita tinggal di sebuah tanah yang menjadi bagian dari sebuah pulau. Pe­ngertian pulau adalah sebidang ta­nah yang lebih kecil dari benua dan le­­bih besar dari karang, yang dike­li­lingi air.

Kumpulan beberapa pulau dina­ma­kan kepulauan. Dari sekian pulau yang ada di bumi ini ada beberapa pu­­lau yang me­nyim­pan kisah aneh dan penuh misteri. Berikut beberapa pulau aneh dan misterius di bumi ini seperti dikutip dari laman listverse. com:

1. Pulau Paskah

Pulau ini berada di antara Tahiti dan Chili, dan meraih popularitas inter­nasional karena patung kolosal yang luar biasa berbentuk wajah manusia.

Tiap patung tingginya men­capai 14 kaki (sekitar 4 meter), berat sekitar 14 dan terbuat dari batu vulkanis, dan me­rupakan hasil karya dari masya­ra­kat Rapa Nui.

Sampai sekarang belum dike­ta­hui bagaimanakah patung ini dibuat dengan teknologi primitif yang di­mi­liki masyarakat tersebut.

Ada berbagai teori mengenai asal pa­tung dan artinya, termasuk salah sa­tunya adalah teori fantas­tis yang mengatakan bahwa patung ini dibuat oleh UFO. Tapi, sampai sekarang ke­benaran dari semua teori yang ada be­lum terungkap.

2. Pulau Partridge

Pulau Partridge di Kanada terletak di lepas pantai Saint John Harbour, New Brunswick, men­jadi pusat karantina tahun 1830. Imigran tinggal disana setiba di Kanada untuk memas­tikan bah­wa mereka tidak menyebar­kan penyakit dari kapal kepada warga negara Kanada. Ribuan imigran datang ke Kanada saat terjadi peristi­wa Kelaparan Besar tahun 1847. Sebanyak 2.500 imigran Irlandia dika­rantina di pulau Partridge.

Penyakit-penyakit yang diba­wa imi­gran dikarantina agar tidak me­nyebar termasuk kolera, tifus, cacar air, penyakit jengkering, demam ku­ning dan campak.

Imigran yang baru datang diha­rus­kan mandi dengan minyak tanah dilanjutkan dengan mandi air panas. Ba­nyak orang sakit dan pulau Partrid­ge tidak mampu menangani jumlah be­sar orang yang datang ke Kanada pada masa puncak Potato Famine Ir­landia. Arus ribuan warga Irlandia me­nyebabkan pulau itu dijuluki “Ca­nada’s Emerald Isle.”

Setelah ditutup tahun 1941, pulau Par­tridge menjadi tempat misterius yang hanya “ditelusuri” melalui foto-foto.

3. Diego García

Diego García adalah karang atol dan pulau terbesar di Kepu­lauan Cha­gos. Pulau ini termasuk wilayah Teri­tori Samudra Hindia Britania. Terletak di Samudra Hindia, seki­tar 1.600 km (1.000 mil) sebelah sela­tan pesisir selatan India. Negara ter­dekat pulau ini adalah Sri Lanka dan Maladewa.

Bangsa Portugis merupakan orang Eropa pertama yang men­capai dan melakukan penjela­jahan Pulau Diego Garcia. Pen­jelajah Pêro de Mas­­carenhas dianggap sebagai pe­nemu ketika berlayar di bawah ke­pe­mimpinan Dom Garcia de Noronha pada tahun 1512-1513.

Pada tahun 1960, Kepulauan Cha­gos secara rahasia disewakan kepada Ing­gris, lepas dari Mau­ritius dengan maksud mendepak seluruh pendu­duk­nya dan men­dirikan pos militer.

Tahun 1971, Britania Raya dan AS menyetujui perjanjian di mana ke­lak pulau ini akan didirikan pos militer.

Sejak itu, Britania Raya menerap­kan depopulasi Diego Garcia yang sa­ngat kontroversi, memaksa depor­tasi seluruh 2.000 penduduk pulau ini, keturunan budak Afrika dan pe­kerja Hindu yang dibawa ke pulau ini oleh erancis pada abad ke-18, ke pu­lau-pulau sekitarnya, termasuk Mau­ritius, yang berjarak 1.200 mil. Se­ba­gai gantinya, pos militer gabungan Britania-AS didirikan.

4. Pulau Socotra (Ya­man)

Socotra adalah kepulauan kecil yang terletak di Samudera Hindia. Kepulauan ini terletak 80 km sebelah timur Tanduk Afrika dan 380 km selatan Jazirah Arab. Pulau Socotra me­rupakan bagian dari wilayah Re­pu­blik Yaman. Pulau ini disebut seba­gai ‘neraka dunia’, tetapi sebab­nya sen­diri tidak di ketahui. Pulau ini sa­ngat terpencil sangat jarang orang ber­kunjung kesana. Tempat ini juga tidak pernah dipromosikan sebagai tujuan wisata meskipun memiliki kele­bihan yang me­narik.

5. Floating Eye Island

(pulau mata mengapung)

Sepanjang sejarah, ada ba­nyak hal aneh yang tidak semua bisa dijelas­kan. Semua itu terus menjadi misteri tak terpecahkan yang manakuti semua orang. Satu di antara fenomena aneh itu adalah sebuah pulau yang dikenal sebagai "The Eye" karena bentuknya yang khas menyerupai mata.

Pulau yang terletak di Argen­tina, dekat Buenos Aires di delta Sungai Panama ini membentuk hampir ling­karan sempurna. Pulau ini tampak me­ngapung di sebuah danau kecil de­ngan diameter sekitar 120 meter.

Pulau aneh ini ditemukan oleh pem­buat film Neuspiller dan timnya ketika meneliti lokasi untuk film horor baru mereka.

6. Magic Island'

Sebuah pulau yang dijuluki se­bagai 'Magic Island' telah muncul se­cara misterius dalam gambar radar laut hidrokarbon di bulan raksasa planet Saturnus, Titan.

Para ilmuwan berusaha keras un­tuk menjelaskan tentang fitur transient tersebut dengan menga­takan bah­wa itu mungkin saja bisa terjadi ka­rena hasil dari gelombang, gelem­bung atau bahan padat apung.

Objek tersebut ditemukan muncul diantara gambar Ligeia Mare, laut terbesar kedua Titan, yang ditangkap oleh pesawat penyelidikan antariksa Cassini yang telah menjelajahi sistem Saturnus sejak tahun 2004.

7. Eartquake Island

(pulau terbentuk dari gempa)

Di kota pelabuhan Gwadar di pesisir Pakistan, sebuah pulau baru muncul beberapa jam setelah gempa. Pulau yang muncul dari dasar laut itu diduga terbentuk dari lapisan tanah yang berasal dari kawah lumpur.

Hal itu menarik warga yang tinggal di sepanjang pesisir pantai. Mereka takjub dan heran, dan berbondong-bondong melihat gundukan batu dan lumpur itu dari tepi pantai.

Kepala Badan Survei Geologi Pakistan Zahid Rafi menegaskan, pulau baru itu muncul karena gempa. Saat ini sejumlah peneliti mencoba menen­tukan bagai­mana hal itu terjadi.

Menurut Zahid Rafi, gundukan ba­tu dan lumpur tersebut terbentuk akibat gerakan gas yang terkunci atau terjebak di dalam bumi di bawah laut. Karena guncangan gempa, ”pintu” gas itu terbuka. Gas mendorong lum­pur dan bebatuan laut sehingga mun­cul ke permukaan yang menye­rupai gunung lumpur.

Ahli geologi Angkatan Laut Pakistan, Muhammed Danish, mengata­kan, gundukan lumpur dan batu itu ting­ginya 18 meter. Gundukan terse­but memiliki panjang 30 meter dan lebar 76 meter.

8. Vozrozhdeniya Island

Pulau ini bagaikan 'bom waktu yang siap meledak di jantung Asia'. Karena di pulau ini ter­sembunyi pu­luhan ribu kontainer berisi wabah mematikan.

Vozrozhdeniya merupakan sebuah pulau kecil di perbatasan laut Uzbe­kistan dan Kazakhstan. Pada tahun 1954, pulau ini dikenal dengan nama Aralsk-7, fasilitas laboratorium Soviet Microbio­logical Warfare Group.

Dari pulau inilah, Uni Soviet men­ciptakan senjata biologi paling me­matikan mereka, yaitu wabah penya­kit. Virus cacar, brucellosis, anthrax, dan tulare­mia dikembangkan dan di­uji coba di sini. Mereka biasa mele­pas­kan virus tersebut di sekitar pulau untuk kemudian mencatat dampak­nya pada hewan-hewan ternak.

Pulau Vozrozhdeniya, juga agak iro­nisnya dikenal sebagai Pulau Kela­hiran kembali, dan sekarang bersama oleh Kazak­hstan dan Uzbekistan, ada­lah unik karena dengan menyu­sut­nya air Laut Aral itu kini telah efektif ber­gabung kembali daratan.

9. Isla Bermeja, pulau hilang

Bermeja adalah pulau kecil di se­belah utara semenanjung Yucatán, Teluk Meksiko, dari abad ke-16 hing­ga abad ke-19.

Meskipun letaknya ditentukan oleh pembuat peta Spanyol pada abad ke-16, survei tahun 1997 dan pene­litian yang dilakukan oleh National Autonomous Uni­versity of Mexico (UNAM) tahun 2009 tidak berhasil menemukan pulau ini.

Ada atau tidaknya pulau ini sangat menentukan batas hak eksploitasi minyak bumi di Hoyos de Dona, Te­luk Meksiko. Pulau ini pertama kali disebutkan oleh Alonso de Santa Cruz dalam El Yucatán e Islas Adya­centes tahun 1539. (listvs/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi