KUCING telah menjadi tumpuan khusus di masyarakat kita. Hewan seperti kucing memang sudah sejak dahulu menjadi teman terdekat manusia.
Banyak orang yang tidak mengetahui betapa banyak manfaat yang akan diperoleh dengan memelihara kucing. Karena sebagian besar mereka hanya berasumsi negatif bahwa kucing adalah hewan yang dapat menyebabkan asma, alergi, bahkan sebagai agen penyebar kuman toxoplasma.
Sebenarnya memelihara kucing sebagai piaraan baik bagi kesehatan. Kucing adalah penyembuh utama dan membantu Anda menghemat biaya rekening medis. Biaya berobat ke dokter berkurang jika memelihara kucing. Bayangkan apa yang kalian semua bisa perbuat dengan tabungan. Inilah cara kucing berhasil membuktikan manfaat bagi kesehatan kita. Berikut manfaat kesehartan dengan memelihari kucing seperti dikutip dari laman wonderlist.com:
1. Cegah serangan jantung
Pada Konferensi Stroke Internasional American Stroke Association di New Orleans, para peneliti menyatakan bahwa memelihara kucing dapat menurunkan resiko serangan jantung.
Temuan tersebut merupakan hasil utama dari studi 10 tahun lebih dari 4.000 orang Amerika oleh para peneliti di University of Minnesota Stroke Institute di Minneapolis . Direktur Eksekutif Institute , Dr Adnan Qureshi, yang juga penulis senior dalam studi tersebut , dalam liputan US News & World Report mengatakan :
"Selama bertahun-tahun kita tahu bahwa stres psikologis dan kecemasan terkait dengan kejadian kardiovaskuler, terutama serangan jantung. "Pada penelitiannya ia juga mengatakan memelihara kucing dapat menurunkan 30% resiko serangan jantung bagi pemilik kucing, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kucing.
Kalau kita punya kucing, tentu kegiatan yang biasa kita lakukan pada kucing tersebut adalah dengan mengelus - elusnya, dan dengan mengelusnya kita akan merasakan kelembutan dan ketentraman jiwa, sehingga stres pun hilang.
2. Turunkan tekanan darah
Dengan membelai kucing, secara otomatis tekanan darah kita akan menurun. Menurut Universitas Negeri New York di Buffalo studi, orang yang memelihara kucing lebih cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.
3. Turunkan kolesterol
Trigliserida adalah salah satu jenis lemak dalam darah yang dibutuhkan tubuh untuk diubah menjadi energi, namun trigliserida dalam jumlah yang berlebih dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit jantung atau sebagai indikasi terhadap sindrom metabolik.
Beberapa studi menunjukkan dengan kita memiliki kucing kadar gliserida dalam darah kita akan berkurang, serta akan sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami masalah kolesterol selama masa penyembuhannya. Sebuah studi di Kanada pada tahun 2006 menunjukkan bahwa memiliki kucing sebenarnya lebih efektif menurunkan kolesterol dibandingkan dengan obat yang dirancang untuk menurunkan kolesterol.
4. Manfaat terapi
Hewan peliharaan dapat memberikan ketenangan bagi pemiliknya. Kucing merupakan salah satu hewan yang banyak dipelihara orang. Dari segi kesehatan, kucing relatif aman mengingat kebiasaan mereka membersihkan bulu dengan lidah yang mengandung anti bakteri.
Kucing merupakan salah satu hewan terapi bagi manusia. "Berdasarkan penelitian terbaru, kucing termasuk dalam kelompok hewan terapi. Sebab, ketika mendengkur, kucing mengeluarkan frekuensi suara sekitar 20-150 Hz.
5. Turunkan stress
Kucing dapat menurunkan stress ketika kita memberinya makan, memeluknya, bermain dengannya atau bahkan hanya dengan melihatnya saja.
Bulu kucing yang lembut bisa menjadi terapi bagi Anda yang memiliki tingkat stress yang tinggi. Memelihara kucing tidak akan menambah stress kita.
Hal itu karena kucing hewan yang mandiri, mudah dalam perawatannya, dan juga mudah memberinya makanan. Kucing lebih mudah dipelihara dari pada anjing dan hewan piaraan lainnya.
6. Tingkatkan mood
Pada banyak kasus, berinteraksi dengan kucing akan membuat mood kita semakin membaik, dan kita akan merasakan hidup yang lebih bersemangat dengan adanya kucing di sisi kita.
Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa dengan memelihara kucing akan memperbaiki mood seseorang dan tetap menjaganya dalam kondisi yang baik.
7. Tingkatkan imunitas
Sebagaimana kita ketahui, kucing merupakan salah satu penyebab keluarga kita bisa tertawa ria. Ketika kita melihat gelagat kucing yang lucu, melihat dia menggerak - gerakkan ekornya, melihat ia bermain dengan anak kita, menjadi penyebab kita tersenyum dan bahagia.
Ternyata menurut sebuah studi Loma Linda University, dengan kebahagiaan yang ditimbulkan dari tingkah lucu kucing itu dapat meningkatkan kadar imunoglobulin kita melawan penyakit sebesar 14 persen.
8. Turunkan risiko alergi
Dengan membiasakan anak kita sejak usia kecil bermain berasama kucing, anak kita akan mempunyai resiko yang lebih kecil terkena alergi.
Karena sejak kecil dia sudah diajarkan untuk mengembangkan kekebalan terhadap alergi karena dia bermain bersama kucing.
Permisalannya seperti ini, seseorang yang sudah biasa berkelana di hutan akan memiliki risiko lebih rendah terkena duri, daun penyebab gatal, ataupun serangan hewan buas daripada seseorang yang belum pernah menginjakkan kaki di hutan sama sekali.
9. Autisme
Secara umum, manusia yang berkontak langsung dengan hewan peliharaannya menciptakan interaksi sosial. Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang cocok untuk digunakan sebagai alat penyembuh.
Sebuah penelitian di University of Missouri telah membuktikan bahwa interaksi antara para pengidap autisme dengan kucing secara dramatis dapat mengurangi menjadi terapi yang baik bagi autisme.
10. Persahabatan
Jika Anda kerap merasa kesepian, maka memelihara kucing adalah salah satu alternatif yang dapat Anda pilih untuk mengisi kekosongan hati. Kucing adalah makhluk yang sangat bersahabat dengan manusia. Mereka dapat membangun hubungan baik tersebut melalui sikap mereka yang begitu menggemaskan.
Sudah banyak contoh kasus persahabatan antara manusia dan kucing yang dapat memberi manfaat besar. Meski kucing tak sama seperti manusia, bentuk persahabatan ini tak kalah seperti pertemanan antara manusia dengan manusia. (hfrc/wndlist/es)










