Ketua Umum DPP BKP­RMI:

Umat Islam Jangan Terpecah karena Ma­zhab

Medan, (Analisa). Ketua Umum Dewan Pim­pinan Pusat (DPP) Badan Ko­mu­nikasi Pemuda Remaja Mas­­­jid Indonesia (BKP­RMI), Said Aldi Al Idrus me­minta umat Islam jangan terpecah belah karena ma­zhab.

Hal itu disampaikannya, usai penutupan La­ti­han Manajemen Dak­wah  (LMD) II BKPRMI Zona Su­lawesi, Maluku, Papua, di Kota Makasar Sula­wesi Se­latan. baru-baru ini.

LMD II tersebut berlang­sung 5-7 Mei 2017.

Said Aldi meng­ung­kap­kan, perbe­daan mazhab an­tara umat Islam tidak boleh dijadikan benteng peng­ham­bat untuk menyatukan dan menguatkan silaturahim umat Islam.

“Walau mazhab berbeda bukan berarti kita umat Islam terpecah-pecah. Dengan adanya mazhab umat Islam hendaknya semakin solid. Bukan perbedaan yang di­perbesar tapi persamaan untuk bersatu dalam meng­ha­dapi berbagai cobaan yang dialami umat Islam di mana pun berada,” ucap Said Aldi.

Lebih lanjut dikatakannya, jika terdapat perbedaan pan­dangan berkai­tan dengan ajaran Islam maka kita kembali kepada Alquran, hadis, ijmak dan kias.Karena katanya umat Islam tidak bo­leh membiarkan perbe­daan mazhab sebagai sumber perpecahan.

“Kita ini sama-sama menyembah Allah SWT berpegang pada Alquran, dan mengikuti ajaran Rasullullah SAW,” ungkapnya.

Disebutkannya,umat Islam di seluruh Indonesia harus bertanggung jawab untukmempersatukan umat Islam dan siap menghadapi ancaman dari pihak-pihak yang mulai mengadu domba persatuan umat Islam.

Justru itu, DPP BKPRMI mengim­bau kepada seluruh umat Islam menjaga persa­tuan dan kesatuan, agar kekuatan umat Islam tidak terpecah belah. Umat Islam wajib bekerja sama dalam mempertahankan Islam.

Mengenai upaya berbagai pihak yang mengusir ulama, tokoh-tokoh umat Islam di daerah-daerah, Ketua Umum DPP BKPRMI mengimbau kader remaja masjid, pemuda Islam dan umat Islam di mana saja berada untuk bersatu padu menjaga kesela­matan para ulama dan tokoh-tokoh umat Islam.

BKPRMI juga meminta umat Islam tidak terpancing dengan gerakan-grakan yang ingin memecah belah per­satuan dan kesatuan Ne­gara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Disinte­grasi bangsa ini jangan sampai terjadi karena sangat me­ru­gikan seluruh masyarakat Indo­nesia,” ujar Said Aldi. (twh)

()

Baca Juga

Rekomendasi