Karo, (Analisa). Objek wisata di Kabupaten Karo mampu menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke wilayah ini. Hal itu terbukti ada peningkatan jumlah kunjungan wisman ke Karo.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo, Mulia Barus yang ditemui Analisa, Kamis (4/1) di Open Stage Taman Mejuah-juah Berastagi, mengungkapkan, terjadi lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara pada 2017.
Data menunjukan kunjungan wisman sebanyak 437 orang pada Desember 2016 dan menjadi 5.887 kunjungan pada Desember 2017. Angka ini meningkat sebesar 100 persen lebih, katanya.
Data statistik juga menyebutkan, jumlah kunjungan wisman regular ke objek wisata Karo melalui 8 pintu utama pada Mei 2017 mencapai 5.999 kunjungan. Angka itu meningkat sebesar 20 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada bulan sama 2016.
Menurutnya, Tanah Karo memang memiliki beberapa tempat objek wisata berkelas dunia sehingga menarik minat wisman untuk berkunjung ke daerah ini. Misalnya, vulkano park Sinabung, pendakian Gunung Sibayak, pemandian air panas Sidebuk-debuk, air terjun Sipiso-piso, Bukit Gundaling, Tongging dan lainnya.
Demikian pula terdapat sejumlah objek wisata baru yang tak kalah menarik belum terkelola sepenuhnya. Pemandian air soda di Kecamatan Munthe, pemandian air terjun Sikulikap, Gua Umang, legenda Meriam Puntung di Sukanalu Kecamatan Barusjahe, panorama Siosar, Danau Lau Kawar dan masih banyak lagi.
Hal lain, banyak objek kuliner yang muncul dan sudah dikenal wisatawan, ini juga yang membuat banyak wisman datang ke Karo. Dinas Pariswisata dan Kebudayaan mencatat, Karo dengan destinasi wisatanya menjadi salah satu lokasi wisata terbaik di Provinsi Sumatera Utara. (dik)











