‘Terbang: Menembus Langit’

Bermimpi Lebih Tinggi dari Onggy

Nama Onggy Hianata akan se­ma­­kin populer nanti. Fajar Nugros, sut­radara di balik film ‘Cinta Bron­tosa­urus’, ‘7 Hari 24 Jam’ dan ‘Ten­da­ngan dari Langit’ ini memu­tus­­kan me­ng­angkat kisahnya dalam film ber­tajuk ‘Terbang: Menembus Langit’.

Film yang dibintangi Dion Wiyoko, Laura Basuki, Aline Adita dkk ini berkisah tentang Onggy Hianata, seorang pemuda desa keturunan Tionghoa yang besar di Tarakan, Kalimantan Utara. Berasal dari keluarga miskin, ia memulai jaringan bisnisnya, Freedom Faithnet Global (FFG) dan kini menjadi motivator yang memberikan inspirasi bagi semua orang untuk bermimpi setinggi-tingginya.

“Di Indonesia ada stereotip yang menganggap orang-orang keturunan Tionghoa adalah orang-orang kaya dan hidupnya enak. Padahal kalau ditelusuri lagi, sebenarnya mereka sama saja dengan orang Jawa, Suma­tera dan yang lain. Mereka hidup dan berjuang dari nol, seperti sosok Onggy Hianata ini,” jelas Fajar Nugros yang didampingi para pemain dan kru film ‘Terbang: Menembus Langit’ saat berkunjung ke kantor Ha­rian Analisa Medan, Jumat (16/3).

Dion Wiyoko yang sebelum­nya sudah beberapa kali meme­rankan tokoh nyata, merasakan tantangan tersendiri meme­ran­kan sosok Onggy. “Karena sosoknya yang saya pe­rankan nyata, saya harus bisa meya­kink­an penonton dengan akting saya bahwa orang itu memang ada, dan pesan dari karakternya sampai ke penonton. Apalagi setting cerita yang berlangsung selama tiga dekade di tiga kota berbeda, itu menjadi tantangan cukup berat,” tuturnya.

Delon Thamrin yang berpe­ran sebagai kakak Onggy meng­amini. “Iya. Apalagi kami harus berbicara dengan bahasa Tiong­hoa dan logat setempat.” Ketika ditanya apakah pernah berpikir untuk menyerah di tengah syu­ting, sembari berkelakar, juara Indonesian Idol musim pertama itu menimpali, “Kami ini orang yang berkomitmen, loh! He-he-he..”

Memerankan tokoh nyata yang masih hidup, tentu bukan perkara mudah. Laura Basuki yang berperan sebagai Candra juga mengaku mendapat bebe­rapa masukan dari sosok istri Onggy itu. “Saya beberapa kali berbincang dengan beliau mela­lui telpon. Beliau juga men­ceritakan kembali kisah yang ia alami dan bagaimana pera­saan­nya mendampingi sang suami hingga meraih sukses.”

Bagi Aline Adita, bermain sebagai ibu Onggy merasa jauh sekali dengan peran-peran yang selama ini ia dipercayakan pada­nya. “Selama ini ‘kan perannya selalu jadi wanita kota, tapi kali ini harus jadi seorang perempuan desa yang punya delapan anak. Beradaptasi dengan setting-nya yang asing juga menjadi penga­laman baru berharga bagi saya,” katanya.

Hal yang sama juga dirasakan Dinda Hauw yang berperan se­bagai Ailing, keponakan Onggy. “Belajar bahasanya sih lumayan sulit,” ungkap gadis 21 tahun itu.

Inspirasi

Fajar Nugros mengaku, awal­nya ia ditawari membuat film tentang Ahok. “Tapi saya me­rasa kita butuh sosok baru, maka kami pilihlah Onggy Hianata,” kisahnya.

Cerita ini, katanya, ditemu­kan dalam perjalanannya dan Fajar di Kalimantan. “Kami merasa, ini adalah kisah dimana banyak orang bisa relate. Ketika kemiskinan dan sebagai mino­ritas seolah tembok besar yang mengungkung dan membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa dan seolah masa depan suram. Ternyata semua bisa beru­bah kalau mempunyai tekad kuat. Saya rasa hal-hal itu banyak orang bisa relate tapi sekaligus bisa menjadi inspirasi. Oleh karenanya kami memutuskan mengangkat kisah ini dalam film,” papar Susanti Dewi selaku produser.

Seperti judulnya, Terbang, Fajar Nugros berharap film ini bisa memacu semua pemuda di Indonesia yang tinggal di pede­saan dengan segala keterbatasan seperti Onggy. “Mimpi itu seharusnya tidak bisa dihalangi apapun. Saya harap semua orang bisa mengambil semangat dari kisah Onggy bahwa siapapun bisa seperti, bahkan lebih dari beliau,” pesannya.

Film yang diproduksi Demi Istri Production ini juga dibin­tangi Baim Wong, Chew Kin Wah, Melisa Karim, Dinda Hauw, Marcel Darwin, Dayu Wijanto, Indra Jegel, Fajar Nugra, Mamat Alkatiri, dan Erick Estrada.

‘Terbang: Menembus La­ngit’ mulai tayang di bioskop mulai 19 April 2018. (rel)

()

Baca Juga

Rekomendasi