“Sekolah ini dengan visi madrasah hebat dan bermartabat, secara konsisten, serius dan terus menerus mengupayakan peningkatan prestasi siswa dan sekolah agar lebih baik lagi di masa datang,” kata Irwansyah kepada Analisa di ruang kerjanya Jalan Willem Iskander Medan Estate, Rabu (18/7).
Disebutkannya, MAN 2 Model setelah sukses meraih predikat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model di Medan, juga menjadi madrasah aliyah negeri di Sumatera Utara yang menargetkan dalam beberapa tahun ke depan bisa mendapatkan kepercayaan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI sebagai MAN Insan Cendikia.
“Tentu untuk sampai pada target besar tersebut masih membutuhkan perjuangan, doa dan kesungguhan serta dukungan dari berbagai pihak terkait,” kata Irwansyah didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas M Nur Eddy MSi.
Menurut dia, peningkatan disiplin guru menjadi prioritas utama dalam peningkatan kualitas proses belajar mengajar siswa. Guru sebagai cerminan bagi anak didik, sehingga harus dibina dan ditingkatkan kualitas kedisiplinan, dedikasi maupun integritas dalam mentransper ilmu kepada siswa.
Karenanya, MAN 2 Model memprioritaskan perubahan pola pikir (mind set) guru yang semula hanya mengajar tapi bagaimana agar siswa mampu menyerap dan aktif mengimplementasikan ilmu ketika belajar di kelas. Guru juga dituntut harus menunjukkan tingkah laku terpuji kepada siswa dan guru harus bisa mengenali anak didiknya dan mengarahkannya pada pendidikan berkarakter.
Karena itu, sebutnya kemampuan mengajar guru ditingkatkan dengan mengikuti program peningkatan kualitas guru secara rutin dan berkala di antaranya dengan melibatkan guru di Kegiatan Kelompok Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), mengikuti tambahan les dan bimbingan teknis maupun pelatihan kompetensi guru.
PPDB Online
Lebih lanjut Irwansyah menyampaikan rasa syukur kepada Allah atas keberhasilan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online yang menerima 785 siswa dari berbagai daerah dan provinsi di antaranya Riau dan Aceh. “Ini juga membuktikan bahwa MAN2 Model Medan sangat diminati masyarakat luar. Karena itu kita harus meningkatkan prestasi, sumber daya manusia (SDM) dan kualitas intelektual, iman, Islam dan teknologi,” kata dia.
Disebutkannya, tiga jalur seleksi yang dilaksanakan yakni melalui jalur miskin, jalur reguler dan jalur prestasi. Dan kita patut bersyukur karena Kementerian Agama RI hanya menunjuk MAN 2 Model satu-satunya madrasah yang diberi kesempatan untuk mengadakan ujian online.
Selain itu, sebutnya untuk meningkatkan kreatifitas siswa serta menyalurkan bakat dan talenta siswa, MAN2 Model juga menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan industri, sehingga siswa dapat memiliki kompetensi memadai setelah selesai proses pendidikan.
Out put yang diharapkan, kata Irwansyah agar siswa mendapatkan lapangan pekerjaan sesuai keahlian dan kemampuan yang dimilikinya.
Dalam program pendidikan agar berjalan sesuai yang diharapkan juga menerapkan konsep VAK (Visual, Auditorial dan Kinestetik) atau melihat, mendengar dan bergerak aktif mendukung proses pembelajaran, sehingga siswa memiliki karakter terbaik.
Begitu juga untuk program ekstra kulikuler menjadi perhatian serius dengan tujuan mengembangkan potensi siswa agar memiliki skill dasar, jiwa kepemimpinan, disiplin, memiliki wawasan kebangsaan, terampil, berkepribadian yang baik dan lain sebagainya.
Menurut dia, pencapaian prestasi yang diraih MAN 2 Model sudah barang tentu berkat kerjasama yang baik antara guru dengan siswa dan orang tua serta pemangku kepentingan yang aktif memberikan dukungan.
“Prestasi itu akan semakin baik kalau kita saling mendukung dan bekerjasama dalam tekad kemajuan pendidikan yang berkarakter dan bermartabat,” ungkapnya. (suhayri ramadhan)










