Petugas Evakuasi Penderita Lumpuh Akibat Rumahnya Terendam Banjir

Petugas Evakuasi Penderita Lumpuh Akibat Rumahnya Terendam Banjir
Petugas mengevakuasi warga yang menderita lumpuh layu (Analisadaily/Jafar Wijaya)

Analisadaily.com, Medan - Seorang warga yang menderita lumpuh layu dievakuasi petugas BPBD Kota Medan dan Polsek Medan Sunggal karena rumahnya terendam banjir di Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (15/2).

Ukil Pardede (27) warga Lingkungan VI, Kelurahan Beringin harus dievakuasi petugas pasca meluapnya Sungai Babura.

Menggunakan perahu milik BPBD Medan, Ukil berhasil dievakuasi dari rumahnya yang tergenang air hingga ketinggian 1 meter.

Setiba di lokasi yang lebih tinggi, petugas kemudian menggendong Ukil untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Lurah Beringin untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Lingkungan VI, Kelurahan Beringin, Arfa Lubis mengatakan, Ukil adalah seorang penderita lumpuh layu yang tidak bisa berjalan.

"Jadi yang bersangkutan tidak berjalan dan masih terjebak di dalam rumah sehingga harus dievakuasi menggunakan perahu," kata Arfa.

Petugas mengevakuasi warga yang menderita lumpuh layu
Arfa menjelaskan sedikitnya 60 rumah di Lingkungan VI terendam air dengan ketinggian 100 hingga 150 cm. Banjir itu juga berdampak terhadap 200 KK yang ada di Kelurahan Beringin.

"Saat ini sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, Masjid Alkomar dan Kantor Lurah Beringin," jelasnya.

Arfa mengaku tidak menutup kemungkinan pihaknya mendirikan posko jika ketinggian air terus mengalami kenaikan.

"Jika air terus naik kita akan mendirikan dapur umum, posko istirahat dan posko kesehatan. Sementara itu kebutuhan warga saat ini sudah di-cover oleh pihak kelurahan dan bantuan dari masyarakat," tukasnya.

Tidak hanya Sungai Babura, ratusan warga yang bermukim di bantaran Sungai Deli juga terendam banjir akibat luapan air.

(JW/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi