Hotel di Medan sediakan fasilitas khusus isolasi diri (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Di tengah pandemi COVID-19, Saka Mitra Sejati (SMS) terus menunjukkan upaya yang berkelanjutan untuk berjuang. Melalui salah satu jaringan, Hotel Swiss-Belinn Gajahmada-Medan, sediakan paket khusus bagi yang membutuhkan fasilitas isolasi diri.
Direktur Utama SMS, Ahmad Sayuki Anas mengatakan, paket khusus ini akan menyediakan comfort distancing bagi yang membutuhkan ketenangan dan keamanan di tengah pandemi virus corona COVID-19.
Saat ini terdapat beberapa hotel di Medan yang ditutup sementara akibat dampak dari situasi pandemi ini. Namun di tengah kondisi seperti ini, perusahaan melihat adanya peluang untuk mempertahankan laba dan operasional bisnis yaitu dengan menawarkan paket khusus.
"Hal ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif potensi bisnis untuk dapat beradaptasi di tengah periode yang menantang," katanya, Jumat (10/4).
Disebutkan, dengan perencanaan yang matang, pihaknya telah menyiapkan sejumlah kamar yang diperuntukkan khusus bagi yang masih dalam kondisi sehat, namun masih disarankan untuk menjaga jarak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk memastikan keselamatan semua anggota staf, pihaknya SMS akan mengikuti semua panduan isolasi diri yang diberlakukan oleh Departemen Kesehatan.
"Kami menerapkan prosedur-prosedur operasional tertentu untuk menghindari risiko-risiko yang muncul. Secara keseluruhan, kesehatan dan keselamatan staf hotel dan tetap menjadi prioritas tertinggi," sebutnya.
Dijelaskan Ahmad, pihaknya telah bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) untuk memberikan pelatihan kepada staf hotel dengan seperangkat protokol yang sesuai, sebagai bentuk upaya pencegahan dan peningkatan perlindungan keselamatan.
"Dalam hal ini, staf hotel akan memberikan bantuan dalam mengatur transfer medis ke rumah sakit mitra apabila untuk tamu jika diperlukan," jelasnya.
Fasilitas spesial dimulai 6 April 2020 hingga 29 Mei 2020. Paket ini hanya tersedia bagi mereka yang telah diuji negatif, tetapi masih disarankan untuk melakukan isolasi sendiri dan surat resmi dari rumah sakit diperlukan," terangnya.
"Kami mengakui, situasi ini telah membawa tekanan pada bisnis perhotelan, khususnya di Medan. Namun, kami terus mencari alternatif peluang bisnis untuk melewati tantangan ini," tandasnya.
(RZD)