400 Hektar Lahan Dikonversi Jadi Kebun Pisang

400 Hektar Lahan Dikonversi Jadi Kebun Pisang
Salah satu lokasi Lahan Perkebunan Pisang Barangan Merah di Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara. (Analisadaily/Emvawari Chandra Sirat)

Analisadaily.com, Tarutung - Sebanyak 400 hektare lahan perkebunan karet di Desa Dolok Sanggul, Desa Lobusihim dan Desa Muara Tolang, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, dikonversi menjadi perkebunan pisang jenis barangan merah.

Kabid Holtikultura Dinas Pertanian Taput, Sudarsono Manalu mengatakan, konversi dan peralihan lahan ini dilakukan karena harga komuditas hasil perkebunan karet mengalami penurunan sedangkan harga jual pisang barangan merah dinilai cukup tinggi.

"Jadi menurut laporan masyarakat petani ke kita ada sekitar 400 hekter lahan perkebunan karet dikonversi menjadi lahan perkebunan pisang barangan merah. Hal ini dilakukan karena harga karet turun sedangkan harga jual pisang nilainya tinggi secara ekonomis," kata Sudarsono, Rabu, (19/8).

Dia menyampaikan, nilai jual harga pisang barangan merah di Simangumban saat ini mencapai Rp 6.000 sampai Rp 7.000 per sisir.

"Harga jual pisang barangan merah ditampung toke rata-rata Rp 6.000 sampai Rp 7.000 per sisir, ini yang membuat masyarakat beralih ke pisang," sambungnya.

Dia mengatakan, dari luas sekitar 400 ha lahan perkebunan karet yang dikonversi menjadi lahan perkebunan pisang barangan itu saat ini sudah ada yang berproduksi sekitar 123 hektar.

"Sedangkan produksi lahan sekitar 123 hektar ini telah mampu menghasilkan sekitar 40 ribu sisi pisang barangan merah per minggunya," paparnya.

Selain karena harga jual pisang barangan merah yang cukup tinggi, kondisi tanah di daerah Kecamatan Simangumban juga dinilai cocok untuk lahan perkebunan pisang barangan merah.

"Tanah lahan itu memang potensial dijadikan perkebunan pisang," kata dia.

Dia menambahkan, pihak Dinas Pertanian Taput mendukung penuh langkah lonversi lahan yang dilakukan oleh masyarakat petani.

Pihaknya juga telah membuat proposal bantuan kepada Kementerian Pertanian dan ke dinasTanam Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Sumatera Utaradalam upaya pengembangan perkebunan pisang barangan merah di Simangumban.

"Saat ini kita telah membuat permohonan bantuan sarana produksi kepada pihak kementerian pertanianSelain itu kita juga meminta bantuan mesin alat pengolah pisang kepada dinas Tanam Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara," tambahnya.

(CAN/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi