IPKIN Sumut: Video Viral Politik Uang Beredar di Medsos Hoaks

IPKIN Sumut: Video Viral Politik Uang Beredar di Medsos Hoaks
IPKIN Sumut (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Viralnya video hoaks menyudutkan salah satu paslon Pilwalkot Medan yang disebar melalui media sosial (medsos) Facebook dan WhatsApp, menuai sorotan dan kecaman Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia Sumatera Utara (IPKIN (Sumut).

Video berdurasi 1 menit berisikan konten penangkapan pria yang melakukan money politic atau politik uang dipastikan hoaks dan menyesatkan masyarakat.

"Kita pastikan hoaks. Aksi terkutuk itu dilakukan pelaku untuk menyudutkan salah satu paslon, dengan harapan indikasi memecah-belah umat terwujudkan," kata Ketua IPKIN Sumut, Syahril Efendi, didampingi Sekretaris, Fauzan Nur Ahmadi, Selasa (8/12).

Dijelaskan Syahril, selain disebarkan melalaui aplikasi media sosial WhatsApp, juga disebarkan ke grup media sosial Facebook 'Ini Medan Bung'.

"Hasil investigas telematika kami, video sudah menyebar cepat dengan tujuan menyudutkan salah satu paslon. Seorang penyebar hoaks dalam Grup Facebook Ini Medan Bung bernama Adek Novri pada Minggu siang (6/12)," jelasnya.

Oleh karena itu, Syahril mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan video yang sengaja diviralkan untuk mencemarkan nama baik salah satu paslon.

Menurutnya, pelaku berharap, disaat upaya memecah belah umat Islam sedang gencar dilakukan, mengurangi simpatik masyarakat melalaui video tersebut juga, diduga sengaja dilakukan.

"Yang mendownload serta menyebarkan via WhatsApp sudah banyak. Jadi kita harapkan, imbaun ini sampai kepada seluruh masyarakat di Medan, agar video hoaks tidak disebarluaskan," ucapnya.

Sekretaris IPKIN Sumut, Fauzan, juga mengingatkan masyarakat agar memilih paslon yang tidak memecah belah umat.

"Medan miniatur Indonesia. Perbedaan sudah bertumbuh harmonis sejak lama. Jangan sampai, perpecahan umat dan masyarakat kita biarkan terjadi," ucapnya.

Fauzan juga mengajak masyarakat Kota Medan agar tidak sia-siakan hak pilih dengan ramai-ramai datang ke TPS pada Rabu, 9 Desember 2020 meskipun di masa pandemi.

"Patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan, dengan demikian Medan pulih dari Covid-19, dan partisipasi pemilih meningkat," tandasnya.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi