Salah satu rumah warga di Kabupaten Samosir yang rusak dihantam angin kencang (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Samosir - Hujan deras disertai angin kencang merusak puluhan rumah warga yang berada di Kabupaten Samosir, Rabu (31/3) dini hari.
Puluhan rumah warga terutama dibagian atapnya pun beterbangan, pohon tumbang hingga menimpak kabel listrik dan mengakibatkan padamnya arus listrik. Bahkan, pelayaran juga sempat terganggu akibat peristiwa angin kencang tersebut.
Peristiwa angin kencang juga telah membuat warga yang hendak menyeberang menggunakan kapal kayu menjadi takut karena derasnya hantaman gelombang ombak di Danau Toba.
Salah seorang warga Ratama yang tinggal di tepi pantai Danau Toba Lumban Suhi Toruan, mengaku takut dan was-was akibat angin kencang. Ombak Danau Toba juga begitu besar menghantam bagian belakang rumahnya.
"Dini hari tadi angin kencang dan hujan," katanya, Rabu (31/3) siang.
Sementara itu, seorang penjual nasi di Pangururan, Nita juga mengalami hal yang sama. Atap rumah tinggal dan tempat usahanya lepas terbuka ditiup angin.
"Kejadian itu sangat mengerikan, syukur kami dalam keadaan sehat, hanya trauma," ucapnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samosir Mahler Tamba, membenarkan, akibat cuaca buruk itu rumah warga rusak dan saluran arus listrik dan air di Samosir akibat kabel PLN terputus ditimpa pohon tumbang.
"Kami mengimbau warga Samosir untuk waspada dan jeli mengawasi perubahan lingkungan, dan menghindari timbulnya korban jiwa dan materil," imbaunya.
(JW/EAL)