Diterjang Ombak Besar, Tim Explorasi Kayak Toba Terpaksa Ngecamp Darurat

Diterjang Ombak Besar, Tim Explorasi Kayak Toba Terpaksa Ngecamp Darurat
Tim Explorasi Kayak Toba (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Toba - Pelaksanaan Explorasi Toba yang terlaksana mulai Minggu (18/4) memulai dengan kegiatan kayaking yang menempuh perjalanan tepian Danau Toba Desa Sigapiton menuju Desa Binagalom.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam dengan jarak tempuh 8 Kilometer (Km) tim Kayaking Explorasi Toba harus melakukan camp darurat di kawasan tepian Danau Toba. Hal ini diungkapkan Koordinator Kayaking Exprolasi Toba, Ferry Jimmy Ginting.

Jimmy mengatakan, sesuai rencana seharusnya tim Kayaking finis di Desa Binagalom. Karena cuaca tidak mendukung, timnya harus melakukan camp darurat, di pinggir Danau Toba, tepatnya 1 Km dari Dusun Silosung, Desa Sirungkungon, Kabupaten Toba.

"Kami berangkat dari Desa Sigapiton, setelah melakukan perjalanan 3 Km mengelilingi tepian Danau Toba, ombak besar di kawasan Air Terjun Binangalom, tim memilih menghentikan perjalanan dan beristirahat di tepian tebing Danau Toba," kata Jimmy, Senin (19/4).

"Inilah tantangan berkayak di kawasan Danau Toba, cuaca yang sering berubah-ubah membuat kita harus bisa melihat kondisi cuaca, agar peristiwa yang tidak diinginkan tidak terjadi. Kalau kita melanjutkan perjalanan, takutnya menimbulkan masalah bagi tim, makanya kita memilih untuk mendirikan camp," sambungnya.

Jimmy menambahkan, tim Kayaking Explorasi Toba akan melanjutkan pagi ini guna melakukan cek point di Desa Binagalom dan berkoordinasi ke tim yang sudah berada di desa tersebut.

Ketua Panitia Explorasi Toba, Yuda Pohan menambahkan, selain melakukan expedisi kayak di pinggiran kawasan Danau Toba, Explorasi Toba juga memiliki rangkaian kegiatan lainnya, seperti pendokumentasian potensi wisata, penanaman bibit pohon, pemutaran film dokumenter, lomba mewarnai anak, dan pelatihan kreativitas ibu.

"Kegiatan yang dilaksanakan dalam memperingati Hari Bumi ini, diharapkan mampu menciptakan masyarakat desa yang bisa mengelola wisata dengan baik dan sadar akan menjaga lingkungan," pungkasnya.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi