Kantor DPRD Padangsidimpuan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Sejumlah elemen masyarakat mendukung penuh rencana Polres Kota Padangsidimpuan mengusut tuntas dugaan bagi-bagi uang dalam memuluskan berbagai agenda seperti Rapat Badan Anggaran dan Rapat Panitia Khusus di DPRD Kota Padangsidimpuan.
"Sikap aparat kepolisian yang akan mengusut dugaan bagi-bagi uang di DPRD Padangsidimpuan sudah seharusnya dan harus didukung," kata seorang tokoh pemuda dan mantan aktivis mahasiswa Kota Padangsidimpuan, Parlaungan Tambunan, Senin (19/4).
Menurutnya, sikap para perwakilan rakyat tersebut tindakan yang sangat tidak terpuji dan mencederai amanah rakyat yang diemban dipundak mereka.
"Jika itu benar, para anggota dewan ini harus mempertanggungjawabkannya di depan hukum dan rakyat," ujarnya.
Hal senada dikatakan Ibnu, tokoh pemuda dan mantan aktivis mahasiswa Kota Padangsidimpuan lainnya.
"Jangan ragu, rakyat mendukung penuh rencana kepolisian mengusut dugaan bagi-bagi uang atau uang ketok di DPRD Padangsidimpuan ini," tegasnya.
Ibnu menilai, adanya pernyataan salah seorang anggota dewan yang membenarkan dugaan bagi-bagi uang di DPRD Padangsidimpuan merupakan pintu masuk dalam mengusut kebenaran kasus ini.
"Kesaksian sudah ada, dukungan juga sudah, tinggal keseriusan aparat kepolisian yang ditunggu rakyat saat ini," sebutnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, kepada wartawan melalui telepon selulernya menyebut, secepatnya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan uang ketok DPRD Padangsidimpuan.
"Dalam waktu dekat, kami akan lakukan penyelidikan," tuturnya sembari berterima kasih kepada masyarakat yang sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian selama ini.
Anggota DPRD Padangsidimpuan, Marataman Siregar dari Fraksi Hanura di WhatsApp Grup membuat pengakuan telah menerima uang antara Rp 1 juta dan Rp 1,5 juta beberapa kali dari pimpinan DPRD berinisial SS dan EN setelah penyelesailan agenda-agenda kegiatan DPRD seperti, Rapat Badan Anggaran, dan Rapat Panita Khusus.
Ketika dikonfirmasi, MT membenarkan dan siap mengembalikan uang yang diberikan tersebut dan mempertanggungjawabkannya.
"Saya sudah senior dan lama mengabdi melalu lembaga wakil rakyat, izinkan saya berbuat yang terbaik di masa-masa akhir periode saya," sebutnya.
(HIH/RZD)