Terpantau Lewat Udara, 2 Tempat Wisata Ditutup

Terpantau Lewat Udara, 2 Tempat Wisata Ditutup
Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak, saat patroli udara menggunakan helikopter memantau lokasi pemandian kolam renang pada hari libur, Minggu (23/5). (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Dua tempat wisata pemandian kolam renang di Deli Serdang ditutup setelah lokasi itu terdapat kerumunan masyarakat pada Minggu (23/5).

Kedua tempat pemandian kolam renang itu ditutup setelah Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak, melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter.

"Dari pemantauan udara itu, Kapolda melihat dua lokasi pemandian kolam renang di daerah Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, yang menerima pengunjung melebihi kapasitas di tengah situasi pandemi dan melanggar aturan prokol kesehatan Covid-19," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Senin (24/5).

Melihat hal tersebut, Panca langsung menginstruksikan Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak untuk menutup ke dua lokasi karena dipadati masyarakat melebihi kapasitas.

"Dua lokasi pemandian yang didatangi aparat kepolisian, yakni Kolam Renang Istiqlal di Marendal dan Kolam Renang Pondok Cabe Kecamatan Patumbak," ucap Hadi.

Ia menuturkan, pada saat itu ada ribuan pengunjung atau masyarakat yang berada di dua lokasi pemandian itu.

"Untuk di Kolam Renang Istiqlal menerima pengunjung sebanyak 1.000 orang dan Kolam Renang dipadati 2.000 orang," ujarnya.

Karena menerima pengunjung lebih dari 50 persen, Hadi mengungkapkan ke dua lokasi pemandian kolam renang itu pun telah ditutup untuk sementara waktu dalam mencegah penularan Covid-19.

"Kita juga telah berkoordinasi dengan ke dua pengelola kolam renang memberikan edukasi untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19. Apabila nantinya, masih ditemukan adanya pengunjung yang melebihi kapasitas dan tidak mematuhi prokes maka izin usaha akan dicabut," tandasnya.

(JW/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi