Lokasi ditemukannya jasad korban (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Babalan - Seorang warga Dusun VII Paloh Sifat, Desa Teluk Nemu, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Kamis (24/2) dini hari.
Dari tubuh korban bernama Asiah (62) itu ditemukan luka tusuk senjata tajam di bagian perut. Selain itu ada juga luka lebam pada bagian kepala.
Ketika dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Langkat, AKP Joko Sumpeno, membenarkan peristiwa tersebut.
"Dari lokasi kita temukan barang bukti sendal diduga milik pelaku dan batu gilingan yang diduga untuk memukul korban," ujar Joko.
Menurutnya saksi mata yang pertama kali menemukan jasad korban adalah Putra.
Putra yang baru pulang dari mencari ikan, Kamis (24/2) sekitar pukul 03.30 WIB, mendengar suara teriakan sehingga langsung lari menuju rumah korban.
"Sampai Putra melihat seorang laki-laki tidak mengenakan baju keluar dari jendela samping rumah korban. Sontak melihat itu, Putra lari untuk mengejar laki-laki tak berbaju itu," jelasnya.
Karena kehilangan jejak, Putra kemudian masuk ke dalam rumah korban untuk melihat apa yang terjadi. Dia pun melihat korban tertidur di atas ranjang dan mencoba memanggilnya, namun tidak ada respon.
Karena tidak ada respon dari korban, Putra bergegas menuju rumah Jafar yang merupakan anak korban. Setelah membangunkan Jafar, Putra langsung mengajaknya ke rumah Asiah.
Bersama Jafar, Putra langsung masuk untuk membangunkan Asiah, namun korban tetap tidak memberi respon.
"Sudah dalam keadaan terkapar di tempat tidur, kepalanya terdapat luka, memar dan berdarah," ungkap Joko.
Di lokasi kejadian Putra juga melihat batu gilingan cabai. Diduga batu tersebut digunakan untuk memukul korban.
Sementara Jafar yang mengira sang ibu masih hidup langsung menggendongnya ke rumah miliknya.
"Mengira mamaknya masih hidup, selanjutnya membawa korban ke rumah anaknya yang bersebelahan dengan rumah korban," sebutnya.
Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Karena kejadian ini Jafar melaporkannya ke Polsek Pangkalan Brandan.
(HPG/EAL)