Ayu Kartika Dewi dan suaminya menjalani pemberkatan di Gereja Katedral Jakarta (YouTube)
Analisadaily.com, Jakarta - Salah seorang staf khusus (stafsus) Presiden Joko Widodo, Ayu Kartika Dewi, melangsungkan pernikahan dengan cara yang terbilang langka.
Tempat Lahir: Banjarmasin
Tanggal Lahir: 27 April 1983 Pendidikan:
- SMPN 1 Balikpapan
- SMAN 5 Surabaya
- Universitas Airlangga Surabaya, Jurusan Manajemen Pemasaran
- Duke University, Amerika Serikat Prestasi: - Student Grant dari Asian Development Bank
- Presenter terbaik Student Grant seluruh Indonesia
- Peringkat Pertama Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ekonomi Unair selama 2 tahun berturut-turut
- Peringkat ke 4 Mahasiswa Berprestasi se-Universitas Airlangga tahun 2003 Karir Setelah lulus, Ayu Kartika Dewi pernah berkarier di sejumlah tempat, yaitu: P&G (Procter and Gamble) selama 5 tahun di Jakarta dan Singapura. Kemudian dia bergabung dalam Gerakan Indonesia Mengajar. Ayu ditugaskan mengajar di sebuah SD di lereng gunung di Maluku Utara yang terkena dampak kerusuhan Ambon-Poso 1999. Selain itu dia juga mendirikan SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau) pada 28 Oktober 2012. Stafsus Presiden Jokowi Pada Kamis, 21 November 2019, Ayu Kartika Dewi dikenalkan oleh Presiden Jokowi sebagai Staf Khusus Presiden. Selama bertugas sebagai Staf Khusus Presiden, Ayu Kartika Dewi kerap bicara tentang toleransi. Menikah Pernikahan Ayu Kartika Dewi pada hari ini jadi sorotan lantaran dilakukan dengan akad nikah dan juga pemberkatan di Gereja Katedral Jakarta. Acara akad nikah Ayu dan Gerald disiarkan secara langsung lewat akun YouTube Ayu Kartika Dewi. Setelah itu, Ayu dan Gerald menjalani acara pemberkatan di Gereja Katedral Jakarta yang dipimpin oleh Uskup Kardinal Ignatius Suharyo. "Dengan penuh syukur, kami memohon dukungan dan doa dari keluarga, sahabat, teman, dan semuanya untuk kelancaran pernikahan kami hari ini," tulis Ayu di akun Instagram @ayukartikadewi. Ayu menjelaskan tidak menerima karangan bunga atau hadiah. Bagi yang ingin memberikan kado, Ayu menyertakan link yang nantinya dana akan dipakai untuk aktivitas sosial. "Dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami tidak menerima karangan bunga, hadiah barang, ataupun uang/angpau. Jika rekan-rekan berkenan memberikan kado, silakan sampaikan di link ini. Nanti Ayu dan Gerald akan berdiskusi dengan tim KitaBisa untuk menyalurkan 100% dana yang terkumpul kepada aktivitas sosial pilihan kami," ujar Ayu.(EAL)











