1.600 Jiwa Korban Bencana di Taput Terima Jaminan Hidup dari Kemensos

1.600 Jiwa Korban Bencana di Taput Terima Jaminan Hidup dari Kemensos
1.600 Jiwa Korban Bencana di Taput Terima Jaminan Hidup dari Kemensos (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tapanuli Utara – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal pemulihan warga pascabencana.

Bertempat di Aula Martua Kantor Bupati, Jumat (6/3), Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat menyerahkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial secara simbolis kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2.160.000.000. Dana besar ini ditujukan bagi 434 Kepala Keluarga (KK) atau mencakup sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan di seluruh Tapanuli Utara.

Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa bantuan ini merupakan stimulan agar warga yang terdampak bisa segera bangkit. Ia mengingatkan agar dana tersebut dikelola dengan bijak demi kelangsungan hidup keluarga.

"Bantuan ini adalah bentuk dukungan agar bapak dan ibu bisa pulih dengan baik. Saya ingatkan, pergunakan bantuan ini dengan benar untuk kebutuhan pokok, harus tepat sasaran, dan jangan digunakan untuk hal-hal negatif," tegas Bupati.

Ia juga memastikan bahwa data penerima telah melewati proses verifikasi ketat sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, Bupati tetap memberikan ruang bagi warga yang merasa layak namun belum terdata untuk melapor agar dilakukan verifikasi ulang.

Plt Kepala Dinas Sosial Taput, Bontor Hutasoit, merinci bahwa setiap jiwa mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp1.350.000. Angka tersebut dihitung berdasarkan indeks Rp15.000 per hari untuk masa pemulihan selama 90 hari.

Bontor juga menginformasikan bagi masyarakat penerima manfaat yang tidak sempat hadir dalam penyerahan simbolis tersebut, dana bantuan dapat diambil langsung melalui Kantor Pos di masing-masing kecamatan.

Salah satu perwakilan warga, Ranto Lumbantobing, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah sangat terasa, mulai dari penanganan darurat saat bencana terjadi hingga masa pemulihan ekonomi melalui dana Jadup ini.

"Kami merasakan bukti nyata kehadiran pemerintah. Sejak awal musibah hingga hari ini, kami tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit," ungkap Ranto dengan penuh syukur.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi