Analisadaily.com, Medan - Di tengah tekanan ekonomi yang makin terasa, ratusan warga Medan memilih duduk bersama, mendengarkan satu hal yang kini menjadi kebutuhan banyak orang: bagaimana tetap bertahan dan berkembang secara finansial di tengah biaya hidup yang terus naik.
Suasana itu hadir dalam kegiatan literasi keuangan yang digelar Tokio Marine Life Insurance Indonesia (Tokio Marine Life) di Medan, Selasa (5/5/2026). Hampir 100 peserta mengikuti program edukasi yang menjadi bagian dari rangkaian pengembangan masyarakat di berbagai kota besar di Indonesia.
Bukan sekadar membahas cara mengatur pengeluaran, kegiatan ini mengajak masyarakat melihat perubahan ekonomi dari sudut pandang yang lebih luas—bahwa tantangan juga dapat menjadi peluang untuk tumbuh lebih adaptif.
Fenomena kenaikan harga energi global menjadi salah satu sorotan utama dalam sesi tersebut. Berdasarkan data World Bank, lonjakan harga energi menjadi faktor pendorong inflasi dunia yang berdampak langsung pada kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.
Di Indonesia sendiri, inflasi masih memengaruhi daya beli masyarakat, sementara tingkat literasi keuangan nasional menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK baru mencapai 49,68 persen. Angka itu menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan masih perlu terus diperkuat, terutama di tengah situasi ekonomi yang dinamis.
Tokio Marine Life pun mencoba menghadirkan pendekatan yang lebih relevan. Tidak hanya mendorong masyarakat untuk lebih bijak mengelola pengeluaran, tetapi juga membuka wawasan mengenai peluang pengembangan diri dan sumber penghasilan tambahan yang fleksibel.
Dalam upaya tersebut, Tokio Marine Life menggandeng AGAPRO sebagai mitra strategis dalam pengembangan talenta dan ekosistem agency. Kolaborasi ini memperkenalkan peluang produktif yang memungkinkan masyarakat membangun potensi diri, memperluas jaringan, sekaligus menciptakan tambahan penghasilan melalui sistem yang terstruktur dan pendampingan berkelanjutan.
Mengusung semangat “Orang Biasa Menjadi Luar Biasa”, AGAPRO hadir dengan pesan sederhana: siapa pun memiliki kesempatan untuk berkembang dan berani membuka peluang baru di tengah perubahan zaman.
SVP Marketing & Corporate Planning Tokio Marine Life, Alexander Mahendrawan, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat saat ini tidak lagi hanya sebatas edukasi pengelolaan keuangan.
“Di tengah perubahan ekonomi saat ini, kami melihat masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar edukasi pengelolaan keuangan. Banyak masyarakat juga mulai mencari peluang baru yang dapat membantu meningkatkan stabilitas finansial mereka. Karena itu, penting untuk menghadirkan pendekatan yang lebih relevan dan adaptif dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.
Menurut Alexander, literasi keuangan juga berkaitan dengan kesiapan menghadapi perubahan. “Kami percaya bahwa literasi keuangan tidak hanya membantu masyarakat memahami pengelolaan finansial, tetapi juga membangun kesiapan untuk menghadapi perubahan. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di berbagai kota besar di Indonesia ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh perspektif baru untuk berkembang, menjadi lebih adaptif, dan memiliki ketahanan finansial yang lebih baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Tokio Marine Life berharap masyarakat semakin terbuka terhadap berbagai peluang yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan stabilitas finansial jangka panjang.
Sebagai bagian dari grup asuransi global yang telah hadir sejak 1879 dan beroperasi di puluhan negara, Tokio Marine Group terus menegaskan komitmennya untuk hadir bagi masyarakat, tidak hanya melalui perlindungan, tetapi juga lewat upaya membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan. (MUL)
(DEL)











