Gedung Nasional Sidikalang Kurang Terawat, Rumput Tumbuh di Atap (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Sidikalang - Gedung Nasional Djauli Manik berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kabupaten Dairi, tampak kurang terawat, Kamis (7/5).
Pantauan wartawan, atap di bagian belakang ditumbuhi rerumputan. Bangunan milik pemerintah itu berada di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN).
Selain itu, atap dimaksud tampak kusam atau berkarat. Bebarapa pintu toilet terlihat tanpa pegangan. Bahkan, pintu tertentu diikat pakai kabel listrik semrawutan.
Masih monitoring wartawan, toilet jongkok juga rusak. Begitu juga ventilasi atau jendela, sisi tertentu menganga. Komponen itu tidak bisa tertutup. Lampu juga menggantung, lepas dari kanopi.
Kepala Badan Keuangan Daerah dan Asset (BKAD) yang juga mantan Kepala Dinas Parawisata, Rahmatsyah Munthe mengatakan, rehab atap dilakukan 2 tahun berturut-turut karena keterbatasan anggaran.
“Tahun kemarin, renovasi dilakukan pada atap di arah belakang. Tahun seelumnya di bagian depan,” kata Rahmat.
Sekretaris Dinas Parawisata, Provet Sitanggang membenarkan, ikon daerah itu kurang terawat.
“Itu semua dampak efsisiensi anggaran. Keuangan terbatas,” kata Provet.
Diterangkan, perbaikan atap dilakukan 2 tahun berturut-turut. Masing-masing berbiaya Rp100 juta lebih.
“Kalau ada atap tidak diganti, memang demikian kontraknya. Uang tidak cukup,” ujar Provet.
Nanti pelan-pelan kita benahi, kata dia. Provet mengutarakan, ada berapa bangunan, kurang jelas pengelolaannya.
Dia menuturkan, bangunan kios hasil CSR Bank Sumut juga sudah rusak diterpang angin puting beliung. Sampai sekarang belum diperbaiki.
Sekedar mengabarkan, Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala beum lama ini menghadiri suatu acara di sana. Namun belum diketahui, apakah pejabat itu tidak menengok kondisi sekitar.
(SSR/RZD)