Berdayakan UMKM Dodol di Perbaungan lewat inovasi produksi dan branding (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai - Upaya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digalakkan di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan oleh Dosen Institut Bisnis dan Komputer Indonesia (IBK Indonesia), Lasman Eddy Bachtiar, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Produksi dan Strategi Branding” ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dodol agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memperkenalkan teknologi alat pengaduk otomatis untuk membantu proses produksi dodol menjadi lebih efisien dan higienis.
Menurut Lasman Eddy Bachtiar, inovasi sederhana seperti mesin pengaduk otomatis ini dapat memangkas waktu produksi hingga setengahnya, serta menjaga kualitas dan konsistensi rasa produk.
“Selama ini banyak pelaku UMKM dodol masih mengandalkan tenaga manual yang cukup melelahkan. Dengan adanya inovasi ini, mereka bisa meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga kualitas,” ujar Lasman.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM setempat. Mereka mengaku terbantu dengan pendampingan tersebut karena memberikan solusi konkret terhadap tantangan produksi dan pemasaran yang mereka hadapi.
Melalui kegiatan ini, IBK Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja, melainkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat,” tambah Lasman.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk turut aktif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
(DEL)