Jalan Mulus Desa Simonis Viral, Warga Harap Truk Dibatasi

Jalan Mulus Desa Simonis Viral, Warga Harap Truk Dibatasi
Jalan Mulus Desa Simonis Viral, Warga Harap Truk Dibatasi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, NA IX-X - Jalan Perhubungan Desa Simonis yang berstatus sebagai jalan kabupaten kelas III, berlokasi di Desa Bangun Rejo, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, viral di media sosial karena kondisinya yang bagus dan mulus, Minggu (11/1/2026).

Pembangunan Jalan Perhubungan Desa Simonis beberapa bulan lalu menelan anggaran dari APBD Labura sekitar Rp17 miliar. Jalan yang sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui tersebut kini telah diperbaiki dan menjadi mulus.

Namun, sangat disayangkan jalan tersebut masih kerap dilintasi truk tronton bermuatan overkapasitas yang dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan jalan.

Viralnya jalan tersebut di media sosial membuat ribuan warga datang berkunjung, sekadar melihat, berfoto, dan menikmati pemandangan di sekitar jalan. Sebagian warga juga terlihat berjualan di pinggir jalan dengan harapan memperoleh rezeki dari para pengunjung.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebelumnya akses jalan tersebut rusak parah sehingga sulit dilalui.

Kini, setelah diperbaiki, jalan tersebut sangat membantu warga, baik untuk mengangkut hasil pertanian, akses anak sekolah, maupun aktivitas kerja masyarakat.

Namun, hingga saat ini jalan tersebut masih dilintasi truk-truk tronton bermuatan overkapasitas yang diduga milik oknum Kepala Desa Bangun Rejo, sehingga berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

Ia berharap Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus, dapat mengeluarkan surat edaran terkait aturan penggunaan jalan kabupaten kelas III agar Jalan Perhubungan Desa Simonis dapat bertahan hingga generasi mendatang.

Selain itu, jalan-jalan kabupaten lainnya di Labura juga diharapkan bisa terawat dengan baik sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat.

Sementara itu, salah seorang pengguna jalan, Devi, mengatakan Jalan Perhubungan Simonis juga menjadi akses menuju Toba Samosir.

Ia berharap para pemilik truk tronton ikut peduli dan mematuhi aturan, agar jalan tersebut tetap terawat dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga, sehingga jika kembali rusak, masyarakatlah yang akan paling dirugikan. (GT)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi