Orangtua Keluhkan Menu MBG dari Dapur Bisukma Ditemukan Busuk dan Berulat (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Taput - Orangtua murid J.Sinaga (37) mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) jenis buah naga yang disalurkan dari dapur Bisukma I Teras melalui TK GKPI Tarutung Kota, ditemukan busuk dan berulat hingga tidak layak dikonsumsi.
Penemuan ini berawal ketika J. Sinaga menerima bingkisan MBG yang dibawa anaknya dari sekolah TK. Saat bingkisan MBG dibuka salah satunya berisi buah naga warga merah jambu.
"Namun ketika buah naga kami belah dengan pisau, buah naga itu ternyara sudah busuk dan di dalam berisi ulat, kami heran kenapa seperti ini kualitas MBG,” ujar J. Sinaga kepada wartawan, Kamis (22/1).
Dia juga mengatakan, setelah penemuan itu, Ia langsung menghubungi pihak sekolah TK GKPI Tarutung Kota dan ternyata pihak sekolah juga mengakui ada sebagian buah naga yang busuk dan hal ini telah dilaporkan kepada pihak dapur MBG Bisukma I.
"Sudah kami laporkan kepada pihak dapur," ujar J Sinaga menirukan penyampaian dari guru.
Selain penemuan buah naga yang busuk dan berulat, J Sinaga juga mengungkapkan pernah menemukan menu MBG jenis makanan ringan roti telah hancur di dalam bungkus plastik.
"Kalau masalah makanan ringan (roti) yang rusak itu, kita nggak terlalu apa, tapi ini ada menu buah yang busuk dan berisi ulat. Apakah buahnya tidak diperiksa sebelum dikemas,” ujarnya heran
"Makanya kita heran, menu MBG ini terkesan asal jadi, kurang berkualitas, padahal katanya makanan bergizi untuk anak, tapi nyatanya kualitasnya seperti ini, apakah makanan yang sudah busuk bisa dikonsumsi dan bergizi,” sesalnya.
Ia berharap pihak dapur MBG lebih profesional, teliti dan hati-hati dalam menyajikan menu.
"Tolonglah agak profesional, apalagi ini untuk anak-anak," imbuhnya.
Pihak Owner dan pengelola Dapur MBG Bisukma I Teras Tarutung, Erikson Sianipar belum bisa memberikan keterangan terkait penemuan menu MBG jenis buah naga yang busuk dan berulat.
Pasalnya ketika dikonfirmasi wartawan melalui chat whatsapp ke nomor handphonenya belum memberikan respon. Beberapa kali dihubungi melalui telepon juga tidak direspon padahal handphonenya berdering.
Terpisah, pemerhati pendidikan yang juga Ketua Lembaga Study Advokasi dan Riset Anak Indonesia (ELSARAI), Edy Siburian menyesalkan adanya penemuan menu MBG yang busuk dan berulat.
Ia pun meminta pemerintah agar melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap dapur MBG Bisukma I Teras Tarutung.
"Sebab hal ini sangat berbahaya kalau dibiarkan, karena terkesan sepele. Kita Minta pemerintah melakukan pemeriksaan dan evaluasi dapur, jangan-jangan dapurnya tidak sesuai standar tapi dipaksakan jadi," sindirnya.
(CAN/RZD)