5 Tradisi yang Sering Dilakukan Jelang Tahun Baru Imlek

5 Tradisi yang Sering Dilakukan Jelang Tahun Baru Imlek
5 Tradisi yang Sering Dilakukan Jelang Tahun Baru Imlek (Analisadaily/Ilustrasi-AI)

Analisadaily.com, Medan - Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan penting yang dinantikan oleh masyarakat Tionghoa.

Tahun Baru Imlek tidak sekadar menandai pergantian tahun dalam penanggalan lunar, melainkan menjadi momen penuh kehangatan untuk mempererat hubungan keluarga, melestarikan nilai-nilai tradisi, serta melakukan refleksi diri dan doa dengan harapan memperoleh keberkahan dan keberuntungan di tahun yang akan datang.

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, terdapat sejumlah tradisi yang lazim dilakukan. Melansir dari berbagai sumber, berikut lima hal yang sering dilakukan menjelang Tahun Baru Imlek, di antaranya:

1. Membersihkan Rumah

Tradisi membersihkan rumah menjadi langkah awal yang hampir selalu dilakukan sebelum Imlek tiba. Kegiatan ini diyakini sebagai simbol pembersihan diri dari kesialan dan energi negatif yang menempel sepanjang tahun sebelumnya. Dengan rumah yang bersih dan tertata, diharapkan keberuntungan serta hal-hal baik dapat menyertai perjalanan di tahun baru.

2. Menghias Rumah

Usai dibersihkan, rumah biasanya dipercantik dengan berbagai dekorasi khas Imlek. Ornamen bernuansa merah kerap mendominasi, karena warna tersebut dipercaya melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Lampion serta hiasan dinding juga dipasang untuk menciptakan suasana perayaan yang lebih semarak.

3. Menyiapkan Hidangan Khas Imlek

Hidangan makanan memiliki peran penting dalam perayaan Imlek. Momen ini identik dengan kebersamaan keluarga, sehingga berbagai makanan khas disiapkan untuk disantap bersama. Sajian tersebut tidak hanya menjadi pelengkap perayaan, tetapi juga simbol kehangatan dan kebersamaan antaranggota keluarga.

4. Berbagi Angpao

Tradisi berbagi angpao menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan, khususnya oleh generasi muda. Angpao biasanya diberikan oleh anggota keluarga yang telah bekerja atau menikah. Lebih dari sekadar pemberian uang, angpao melambangkan doa serta harapan akan keberuntungan dan kebahagiaan bagi penerima maupun pemberinya.

5. Doa dan Penghormatan kepada Leluhur

Selain tradisi yang bersifat sosial, perayaan Imlek juga sarat dengan nilai spiritual. Doa dan penghormatan kepada leluhur dilakukan sebagai wujud rasa syukur sekaligus permohonan agar kehidupan di tahun mendatang dipenuhi keberkahan, keselamatan, dan kelancaran.

Secara keseluruhan, Imlek bukan hanya sebuah perayaan tahunan, melainkan momentum penting bagi masyarakat Tionghoa untuk berbagi kebahagiaan, harapan, dan keberkahan. Melalui perayaan ini, keluarga dapat berkumpul, mempererat ikatan, serta menyambut tahun baru dengan semangat dan doa yang tulus.

Berita kiriman dari: Dimas Arif Fadillah

Baca Juga

Rekomendasi