Oknum Direktur Perumda Dairi ‘Menghilang’ Usai Diduga Tipu Belasan Pencari Kerja, Setoran Capai Puluhan Juta (Foto: Ilustrasi (AI))
Analisadaily.com, Sidikalang – Kabar miring menerpa Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Kabupaten Dairi.
Oknum Direktur Administrasi Umum berinisial DSN diduga melakukan penipuan terhadap belasan pencari kerja dengan modus menjanjikan posisi pekerjaan di perusahaan pelat merah tersebut.
Kasus ini mencuat setelah 17 orang korban mendatangi kantor Perumda Pembangunan untuk menagih janji. Padahal, secara resmi perusahaan belum membuka lowongan kerja.
Para korban diduga telah menyetorkan uang dalam jumlah fantastis demi mendapatkan kursi di BUMD tersebut.
"Data sementara ada 17 orang korban. Info yang didapat, ada korban yang sudah menyetor hingga Rp30 juta kepada DSN," ungkap Lipinus Sembiring, Kabag Perekonomian Setda Dairi sekaligus Pembina BUMD, Senin (2/2).
Hingga saat ini, keberadaan DSN masih menjadi misteri. Panggilan pertama yang dilayangkan Pemkab Dairi pada Jumat (30/1) tidak diindahkan.
Tak hanya mangkir dari panggilan dinas, DSN juga diketahui memutus akses komunikasi. Status Komunikasi: Nomor kontak tidak aktif. Keberadaan: Tidak diketahui pasti (Surat panggilan kedua dititipkan melalui orang tua di Desa Berampu).
Lipinus menegaskan bahwa perbuatan DSN, jika terbukti, merupakan pelanggaran berat karena telah mencoreng nama baik instansi demi kepentingan pribadi.
Apalagi, jabatan Direktur Administrasi Umum sebenarnya sudah memiliki gaji pokok yang mapan, yakni di atas Rp8 juta per bulan.
"Jika panggilan kedua tetap tidak diindahkan, kami akan lanjut ke panggilan ketiga. Kalau terbukti, tidak pantas orang seperti itu dipertahankan," tegas Lipinus.
Pemkab Dairi kini membuka pintu bagi para korban yang ingin menyampaikan aspirasi atau laporan tambahan terkait kerugian yang dialami.
(SSR/RZD)