Resepsi HUT ke-66 Kaisar Jepang di Medan, Momentum Pererat Persahabatan Jepang–Indonesia di Sumut (Analisadaily/zulnaidi)
Analisadaily.com, Medan — Suasana hangat dan penuh persaudaraan mewarnai Resepsi Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang, Naruhito, yang digelar di Medan. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk semakin mempererat hubungan persahabatan antara Jepang dan Indonesia, khususnya dengan Provinsi Sumatera Utara.
Acara yang diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Jepang di Medan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Ir. Alfi Syahriza, ST, M.Eng, Sc, para Konsul Jenderal dan Konsul Kehormatan dari berbagai negara, tokoh masyarakat seperti Pemimpin Umum Harian Analisa Master Supandi Kusuma, Direktur Harian Waspada, Dr Hj Rayati Syafrin, Dr Rahmat Shah selaku Konsul Kehormatan Turki, Parlindungan Purba, tokoh agama, serta pejabat publik dari Provinsi Aceh dan lain sebagainya.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Jepang, Kimigayo. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban, ditutup dengan jamuan aneka hidangan dan minuman khas Jepang yang memperkaya nuansa pertukaran budaya.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu serta apresiasi atas kontribusi berbagai pihak dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ia mengibaratkan hubungan Jepang–Indonesia sebagai kain tenun yang terjalin dari “benang lungsi” dan “benang pakan”. Benang lungsi melambangkan nilai-nilai universal seperti kebebasan, demokrasi, supremasi hukum, dan pasifisme yang menjadi fondasi kokoh hubungan kedua negara. Sementara benang pakan menggambarkan kerja sama konkret di berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, pendidikan, pencegahan bencana, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi dan investasi.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir bandang yang terjadi sebelumnya, seraya mendoakan agar para korban segera bangkit dan situasi cepat membaik.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam sambutannya dibacakan staf ahli Ali Syahriza menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito, seraya mendoakan kesehatan, kebahagiaan, dan keberhasilan beliau dalam mengemban tugas kenegaraan.
Ia menegaskan bahwa Jepang merupakan mitra strategis Indonesia yang telah lama berkontribusi dalam pembangunan, pendidikan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Di Sumatera Utara, kerja sama dengan berbagai pihak dari Jepang telah memberikan dampak nyata, baik dalam pengembangan industri maupun pertukaran budaya dan pendidikan. Ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dilandasi saling menghormati dan saling percaya mampu menciptakan kemajuan bersama,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, mengusung visi “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan.” Dalam mewujudkan visi tersebut, kemitraan internasional memiliki peran strategis.
Pemprov Sumut membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan mitra Jepang, terutama dalam pengembangan investasi berwawasan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi, penguatan teknologi pertanian dan industri, serta kerja sama di bidang kebudayaan dan pariwisata.
Selain kerja sama ekonomi, hubungan antarmasyarakat atau people-to-people contact juga dinilai menjadi fondasi penting dalam mempererat hubungan kedua bangsa. Pertukaran pelajar, kerja sama perguruan tinggi, serta interaksi budaya diyakini mampu memperdalam saling pengertian dan memperkokoh jembatan persahabatan.
Resepsi malam itu bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan simbol hubungan hangat antara masyarakat Jepang dan Sumatera Utara. Semangat disiplin, kerja keras, dan penghargaan terhadap tradisi yang menjadi ciri budaya Jepang dinilai selaras dengan nilai kebersamaan dan gotong royong masyarakat Indonesia.










