SOL Salurkan Dana CSR dan Bonus Produksi kepada Pemkab Taput Rp 116 Miliar

SOL Salurkan Dana CSR dan Bonus Produksi kepada Pemkab Taput Rp 116 Miliar
SOL Salurkan Dana CSR dan Bonus Produksi kepada Pemkab Taput Rp 116 Miliar (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Taput - Eksternal Specialist Sarulla Operations Ltd (SOL), Industan Sitompul menyampaikan, sejak 2015 hingga 2025, SOL telah menyalurkan dan merealisasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan bonus produksi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) sebesar Rp 116 Miliar.

Dia mengatakan, dana Rp 116 Miliar yang disalurkan itu terdiri dari Rp 24 Miliar dana CSR dan Rp 92 Miliar dana bonus total produksi. Pengucuran anggaran dana CSR dan bonus produksi ini untuk mendukung Pemkab Taput dalam mewujudkan masyarakat sejahtera.

"Jadi bukan hanya sekadar bentuk tanggungjawab perusahaan, melainkan sebagai kontribusi nyata untuk mendukung Pemkab Taput mewujudkan masyarakat sejahtera," ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/2).

Selain mendukung Pemkab Taput mewujudkan masyarakat sejahtera, Industan menambahkan, kontribusi CSR dan bonus produksi yang disalurkan ini juga dilakukan untuk memperkuat posisi SOL sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang strategis dan berperan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

"Kontribusi ini menegaskan peran SOL tidak hanya sebagai pengelola energi panas bumi, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan daerah," katanya.

Dia juga mengatakan, kehadiran SOL di Taput bukan hanya tentang pengelolaan energi panas bumi. "Akan tetapi juga untuk membangun harapan dan masa depan masyarakat sekitar wilayah operasional," imbuhnya.

Menurutnya, kehadiran SOL di Taput membuktikan investasi dan pembangunan dapat selaras untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui program yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan. SOL terus memegang komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat mewujudkan Tapanuli Utara yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing," pungkasnya.

"Melalui program CSR atau tanggungjawab sosial SOL secara konsisten menjalankan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sejak masa konstruksi pada tahun 2015 hingga saat ini," tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan daerah dalam mewujudkan masyarakat sejahtera serta peningkatakan kualitas hidup lebih lanjut, Industan menambahkan, SOL berkomitmen menjalankan lima fokus program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sekitar wilayah operasional.

Antara lain, di bidang peningkatan mata pencaharian. Dia mengatakan, pada bidang peningkatan mata pencaharian, SOL telah mendukung masyarakat petani melalui pendampingan kelompok tani, budidaya lebah madu hutan.

"Kemudian pendampingan dan pelatihan keterampilan bertenun, serta bantuan dana bergulir simpan pinjam perempuan," ungkapnya.

Kemudian pada sektor pendidikan. Dia mengatakan, pihak manajemen perusahaan telah menghadirkan kursus Bahasa Inggris gratis bagi siswa SD dan SMP sekitar 800-an orang siswa/i dari 25 sekolah yang dilaksanakan dua kali seminggu.

"Selain itu juga dilaksanakan program beasiswa setiap tahunnya kepada para mahasiswa/i berprestasi," imbuhnya.

Selanjutnya program kesehatan. Dia menyampaikan, melalui program kesehatan, SOL memperkuat Posyandu Lansia dan balita dengan bantuan rutin berupa vitamin, obat-obatan, dan pemberian makanan tambahan (PMT).

Selanjutnya pada bidang infrastruktur, perusahaan mendukung pembangunan dan perbaikan jalan desa, jalan usaha tani, pipanisasi air bersih, dan irigasi.

"Sementara pada sektor seni, budaya, dan keagamaan, SOL telah berkontribusi dalam perayaan keagamaan dan pembangunan fasilitas rumah ibadah," ucapnya.

Dia menegaskan, dalam pelaksanaan lima fokus program CSR diatas, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah. "Baik dari tingkat pemerintah desa sampai kabupaten dan juga lembaga lain," katanya.

"Seluruh program ini juga diperkuat dengan pertemuan rutin bulanan bersama masyarakat sebagai bentuk transparansi dan keterlibatan stakeholder," imbuhnya.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi