Momentum Rhamadan, Yayasan Burangir Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers di Padangsdimpuan

Momentum Rhamadan, Yayasan Burangir Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers di Padangsdimpuan
Momentum Rhamadan, Yayasan Burangir Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers di Padangsdimpuan (irfan azhari nasution)

Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempererat silaturahmi, keluarga besar Yayasan Burangir menggelar acara buka puasa bersama dengan insan pers se-Kota Padangsidimpuan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Yayasan Burangir, Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Minggu (8/3).

Mewakili keluarga besar pendiri Yayasan Burangir, Sri RM Simanungkalit menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan wujud kemitraan yang selama ini terjalin baik dan hangat antara yayasan dengan insan pers, khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Terima kasih kepada rekan-rekan insan pers yang telah memenuhi undangan kami. Saat ini saya juga didampingi Jhonny P. Situmeang dan Juli Zega yang merupakan bagian dari keluarga besar Burangir sekaligus tim kami dalam menerima berbagai keluhan masyarakat, khususnya terkait perlindungan anak dan perempuan,” ujar Sri saat membuka acara.

Sri berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin sejak tahun 2006 tersebut dapat terus terjaga dan semakin baik ke depannya.

“Karena ini bulan suci Ramadan dan tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Syawal, kami juga memohon maaf apabila selama ini ada sikap atau perkataan kami yang kurang berkenan kepada rekan-rekan insan pers,” tambahnya.

Sementara itu, Efendi Jambak yang mewakili insan pers menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada keluarga besar Yayasan Burangir atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selama kurang lebih dua minggu Ramadan berlangsung, Yayasan Burangir menjadi yang pertama menggelar buka puasa bersama dengan wartawan di Padangsidimpuan,” ungkap Efendi.

Ia juga berharap apa yang diberikan oleh Yayasan Burangir, baik berupa takjil maupun rezeki yang dibagikan, menjadi ladang pahala bagi seluruh keluarga besar yayasan.

“Yayasan Burangir mungkin bukan lembaga besar, tetapi bagi kami lembaga ini sangat besar di hati kami, termasuk di hati para korban kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah Tabagsel,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Efendi juga mengenang sosok almarhum Timbul Simanungkalit yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat.

“Walaupun beliau telah tiada, semangat perjuangan beliau dalam membantu masyarakat kecil dan peduli terhadap sesama akan terus hidup. Semoga almarhum ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

(IAN/BR)

Baca Juga

Rekomendasi