Sedang Asyik Bersihkan Dahan Kopi, Petani Kopi Sidikalang Digigit Ular Hijau

Sedang Asyik Bersihkan Dahan Kopi, Petani Kopi Sidikalang Digigit Ular Hijau
Sedang Asyik Bersihkan Dahan Kopi, Petani Kopi Sidikalang Digigit Ular Hijau (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Saat sedang asyik membersihkan dahan kopi di lahan kopi miliknya, petani kopi asal Sidikalang Mariani Manullang (46) warga Siempat Nempu, Desa Sinampang, Dusun III, Batu Dongkol, Kabupaten Dairi digigit ular hijau di bagian kaki sebelah kanan, Rabu (4/3/2026) pagi sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibat gigitan tersebut ibu beranak lima itu dilarikan ke rumah sakit Sidikalang yang kemudian dirujuk ke RS Adam Malik Medan.

Saat ditemui di RS Adam Malik, Rabu (11/3/2026), Mariani yang ditemani anak perempuannya mengungkapkan, hari itu dia bersama temannya membersihkan dahan kopi dengan menggunakan parang di lahan miliknya.

Saat itu Mariani hanya mengenakan sepatu biasa. Lalu, tanpa sengaja ia memijak ular yang berada di dekatnya.

"Di sekitaran pohon kopi itu ditumbuhi ilalang setinggi lutut. Jadi ularnya tidak kelihatan. Mungkin terpijak saya badannya. Lalu kaki saya di bagian mata kaki digigit ular itu. Setelah saya lihat, ular itu berlalu ke semak–semak. Namanya juga di semak semak, saya tidak tahu kemana ular itu pergi. Setahu saya warna ularnya hijau. Lagipula saya sudah tidak fokus lagi, karena sakit sekali di bekas gigitan ular itu," jelas Mariani.

Setelah digigit, Mariani bukannya bersegera berobat. Dia malah sempat beristirahat di lahan miliknya itu sebentar. Saat istirahat, Mariani sempat mengikat kakinya agar racun ular, jika memang beracun, tidak lekas menyebar. Lalu, Mariani pulang ke rumahnya berjalan kaki.

"Saat mau jalan, saya buka ikatannya dulu, agar bisa berjalan, di tengah jalan bertemu warga yang bawa kendaraan. Saya minta tolong lah diantarkan ke rumah," jelasnya.

Pasca beberapa jam digigit ular Mariani mengaku tidak merasakan gejala apa pun. Dia hanya merasa bekas gigitan ular itu berdenyut dan berasa panas. Akhirnya, Mariani dibawa ke RS Sidikalang.

Setelah menjalani perawatan sehari semalam di rumah sakit daerah itu, dan di diberikan obat, Mariani merasakan mual dan muntah–muntah.

Mariani kemudian dirujuk ke RS Adam Malik. Dan tiba di rumah sakit kementerian kesehatan itu Jumat subuh. Sampai saat ini, Mariani yang sudah menerima Serum Anti Bisa Ular (SABU) itu masih dirawat di rumah sakit tersebut.

"Sekarang bengkaknya sudah agak lumayan, namun masih tetap sakit di bekas gigitan itu," pungkas Mariani.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi