Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, saat melakukan pemeriksaan personel saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026. (Analisadaily/HeryPutraGinting)
Analisadaily.com, Langkat- Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa Polres Langkat bersama TNI, pemerintah daerah serta seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan personel dan sarana prasarana secara maksimal dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Langkat.
"Dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Langkat, Polres Langkat bersama TNI, pemerintah daerah serta seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan personel dan sarana prasarana secara maksimal," ujar AKBP David, usai memimpin gelar apel pasukan Operasi Ketupat 2026, di Lapangan Jananuraga Mapolres Langkat, Jalan Proklamasi Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis, (12/3/2026).
Dijelaskan AKBP David yang didampingi Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd Tommy Franata dan Kasi Humas Polres Langkat AKP J. Situmorang, dalam rangka Operasi Ketupat 2026, Polres Langkat mendirikan 2 Pos Pengamanan (Pos Pam) dan 6 Pos Pelayanan (Pos Yan) yang tersebar di sejumlah titik strategis.
"Lokasi Pos Pam berada di Objek Wisata Tangkahan Kecamatan Batang Serangan dan Objek Wisata Bukit Lawang Kecamatan Bahorok," ungkap Kapolres.
Sementara Pos Pelayanan (Pos Yan), sebut Kapolres Langkat, berada di Pintu Tol Sei Karang Kecamatan Stabat, Simpang Gohor Kecamatan Wampu, Terminal Pasar X Kecamatan Hinai, Jalan Sudirman (Simpang Tugu Berandan) Kecamatan Tanjung Pura, KM 80-81 Simpang Tangsi Kecamatan Babalan, serta Desa Halaban Kecamatan Besitang.
Selain itu, sambung AKBP David, Polres Langkat juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis di Polres maupun di Polsek jajaran bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik, sehingga kendaraan masyarakat dapat dititipkan dengan aman selama berada di kampung halaman.
Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran Polres Langkat akan meningkatkan patroli serta pengamanan di jalur mudik, tempat ibadah, pusat keramaian, serta lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Masyarakat juga kami imbau untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Dengan sinergitas seluruh pihak, kami berharap pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Langkat dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” pungkas Kapolres seraya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia.
Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI–Polri, instansi terkait, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat.
Sebelumnya amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Langkat menyampaikan bahwa apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan apel ini juga menjadi wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dalam situasi global saat ini, pemerintah telah mengambil berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk memperkuat diplomasi perdagangan serta menjaga kestabilan harga energi melalui kebijakan subsidi.
Bahkan pemerintah juga terus memperkuat ketahanan pangan nasional guna memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Berdasarkan data dari Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying dan membeli sesuai kebutuhan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan agenda nasional penting yang mampu mendorong perputaran ekonomi secara signifikan serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian di berbagai daerah.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran, Polri dengan dukungan TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2026” selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama arus mudik dan arus balik angkutan Lebaran 2026.
Dalam pelaksanaan operasi ini, jajaran kepolisian juga diminta untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, serta perkelahian antar kelompok, dengan meningkatkan patroli rutin terutama pada titik-titik dan jam rawan.
Kepolisian juga melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik, serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik.
Selain itu, optimalisasi layanan Call Center 110 juga menjadi perhatian utama guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, responsif, dan solutif bagi masyarakat.
(HPG/YY)