CFD di Langsa Menjelma Jadi Pelayanan Publik

CFD di Langsa Menjelma Jadi Pelayanan Publik
CFD di Langsa Menjelma Pelayanan Publik (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Langsa - Car Free Day (CFD) yang kini rutinitas kegiatan setiap Minggu di kota Langsa bukan hanya untuk berolahraga bersama keluarga semata tapi menjelma untuk memberikan pelayanan publik dibidang elektronik-parkir ( e-Parking) dan lainnya.

Selain itu, membangkitkan usaha menengah kecil ekonomi (UMKM) yang ada di kota Langsa, dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat kelas menengah kebawah sebagai modal awal untuk bangkit pascabanjir.

Pantauan Analisadaily.com, Minggu (2/8/2026) terlihat ribuan masyarakat mengikuti kegiatan CFD yang diselenggarakan oleh Pemko Langsa dengan menyediakan instruktur senam dan live musik sekitat pukul 06.30 WB- 11.00 WIB.

Kawasan yang terbebas dari lalu lintas kendaraan bermotor itu berubah menjadi ruang publik yang hidup, dipenuhi aktivitas olahraga, rekreasi keluarga, hingga berbagai layanan publik yang dihadirkan Pemko Langsa.

Disela-sela kegiatan itu Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menyebutkan, Pemko Langsa menutup sementara sejumlah ruas jalan di sekitar Lapangan Merdeka, di antaranya Jalan Protokol, Jalan Cut Nyak Dhien, serta beberapa ruas jalan lainnya hingga pukul 11.00 WIB.

Tujuannya, menghadirkan kawasan yang aman, tertib, serta ramah bagi pejalan kaki dan pesepeda sehingga masyarakat dapat menikmati CFD dengan lebih nyaman.

Menurutnya, CFD tidak lagi sekadar menjadi agenda olahraga mingguan, tetapi telah berkembang menjadi ruang publik yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu kawasan.

Selain itu, menjadi pusat aktivitas olahraga, kawasan CFD juga dipadati puluhan pelaku UMKM yang menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, minuman, fesyen, hingga kerajinan lokal. Kehadiran para pelaku usaha tersebut memberikan warna tersendiri sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat setiap akhir pekan.

Kemudian, sejumlah instansi pemerintah turut membuka layanan langsung kepada masyarakat. Salah satu yang paling ramai dikunjungi adalah stan Dinas Perhubungan setempat. yang menyediakan layanan pendaftaran E-Parking.

"Sistem parkir digital yang baru diluncurkan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola parkir yang lebih modern, tertib, transparan, dan akuntabel. Alhamdulillah, antusias masyarakat yang mendaftarkan kenderaan bermotornya juga lumayan banyak setiap Minggu," ujarnya.

Tingginya, sambung Jeffry antusiasme masyarakat yang memadati posko layanan tersebut menunjukkan dukungan terhadap transformasi digital yang terus didorong Pemerintah Kota Langsa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"CFD bukan sekadar kegiatan olahraga, kini telah menjelma sebagai ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat, pelaku UMKM, komunitas, dunia perbankan, serta berbagai instansi pelayanan publik," sebutnya.

Diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, menggerakkan roda perekonomian lokal, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui interaksi yang terbuka, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.

(SDR/WITA)

Baca Juga

Rekomendasi