TS Hamonangan Daulay (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh kekuatan ekonomi, kemajuan teknologi, atau kelengkapan regulasi.
Bangsa yang kokoh lahir dari warga negara yang mencintai tanah airnya dan mewujudkan kecintaan itu melalui tindakan nyata, yaitu menjaga persatuan, menghormati hukum, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Ungkapan Hubbul Wathan Minal Iman mengajarkan bahwa kecintaan kepada tanah air merupakan nilai luhur yang mendorong setiap orang untuk menghadirkan kemaslahatan.
Dalam konteks negara hukum, cinta tanah air bukan sekadar ungkapan emosional, tetapi diwujudkan melalui kepatuhan terhadap konstitusi, penghormatan terhadap hak sesama, serta partisipasi aktif dalam membangun kehidupan berbangsa yang adil dan bermartabat.
Hal tersebut ditegaskan oleh Advokat senior yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PERADI, TS Hamonangan Daulay pada rilis pers yang diterima wartawan, Selasa (4/8/2026).
Lanjut TS Hamonangan Daulay, setiap penyelenggara negara, aparatur, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat, semangat tersebut tercermin dalam integritas ketika menjalankan amanah, keberanian menolak penyimpangan, serta kesediaan menyelesaikan setiap perbedaan melalui mekanisme hukum yang berkeadilan.
Di tengah derasnya arus informasi dan perbedaan pandangan, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang dialog daripada pertentangan, lebih banyak kolaborasi daripada polarisasi, serta lebih banyak keteladanan daripada sekadar retorika.
“Hukum seharusnya menjadi jembatan yang memperkuat persatuan, bukan alat yang memperlebar perpecahan,” papar pemilik kantor hukum Daulay Brothers Law Office ini.
Legal Insight Daulay
Mencintai Indonesia berarti menjaga marwah negara hukum. Kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa menjadikan integritas sebagai fondasi dalam setiap keputusan dan tindakan.
Nilai Daulay
Keadilan, menumbuhkan kepercayaan. Kepastian Hukum, menghadirkan rasa aman. Kemanfaatan, menciptakan kesejahteraan.
Integritas menjaga martabat profesi. Profesionalisme membangun kualitas pelayanan. Responsif, menghadirkan solusi bagi masyarakat.
"Hubbul Wathan Minal Iman bukan hanya tentang mencintai negeri ini, tetapi tentang menghadirkan manfaat bagi negeri melalui hukum yang adil, persatuan yang kokoh, dan integritas yang tidak pernah dikompromikan," pungkasnya.
(KAH/RZD)