Hanwha Life Targetkan Pendapatan Premi Lebih dari Rp320 Miliar Pada 2026

Hanwha Life Targetkan Pendapatan Premi Lebih dari Rp320 Miliar Pada 2026
Social Hub sebagai ruang kolaborasi kini hadir di kantor baru Hanwha Life yang berlokasi di WTC 1 Sudirman Jakarta Lantai 9 (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Jakarta – Lebih dari satu dekade kiprahnya di Indonesia, Hanwha Life terus menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar dari Korea Selatan yang telah melayani satu juta nasabah di Nusantara.

Momentum ini menjadi landasan komitmen untuk memperkuat fundamental bisnis, sembari terus meningkatkan kualitas produk dan layanan Hanwha Life bagi masyarakat Indonesia.

Pendapatan premi Hanwha Life diharapkan terus tumbuh secara konsisten. Pada tahun 2025 Hanwha Life membukukan pendapatan premi sebesar Rp295,15 miliar, tumbuh 16,7% dari Rp252,95 miliar pada tahun 2024. Untuk tahun 2026, Hanwha Life menargetkan pendapatan premi sebesar Rp322,80 miliar.

Kim Si Jun, CFO Hanwha Life Indonesia mengungkapkan, tahun ini, Hanwha Life berfokus pada strategi pertumbuhan berkelanjutan.

"Fokus tersebut telah membuahkan hasil yang konkret. Sampai dengan Semester I 2026, Hanwha Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp172,29 miliar, tumbuh 18,85% dari Rp144,96 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Serta, telah mencapai sekitar 53% target pendapatan premi tahun 2026," ungkapnya di Jakarta, Kamis (10/9).

Pertumbuhan bisnis tersebut ungkap Kim Si Jun, tidak lepas dari fundamental perusahaan yang terus diperkuat, mulai dari tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, disiplin underwriting, optimalisasi portofolio bisnis, hingga manajemen risiko dan solvabilitas.

"Komitmen ini mendapat pengakuan dari berbagai pihak eksternal. Hanwha Life baru saja meraih Indonesia Regulatory Compliance Award 2026 dari HukumOnline.com pada 22 Mei 2026, disusul Indonesia Excellence GCG Awards 2026 dari Warta Ekonomi pada 30 Juni 2026," paparnya.

Kekuatan fundamental ini tambah Kim Si Jun tercermin dari sisi finansial. Pada Semester I 2026, Hanwha Life mencatatkan total aset sebesar Rp2,19 triliun dengan rasio kecukupan modal (RBC) mencapai 1.958,03% yang jauh melampaui ambang batas 120% yang ditetapkan OJK. Sementara pada tahun 2025, Hanwha Life membukukan total aset Rp2,14 triliun dan RBC 1.241,32%.

“Kami akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, pengelolaan risiko, serta ketahanan finansial. Komitmen kami adalah memberikan nilai lebih bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari nasabah, karyawan, agen dan tenaga pemasar, hingga mitra bisnis. Tahun ini, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi akan memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan Hanwha Life,” jelas Kim Si Jun.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Hanwha Life yang merupakan Best Life Insurance 2025 Media Asuransi serta 15 Asuransi Jiwa Terbaik dan Terkuat Indonesia 2023 versi CNBC Indonesia Ratings, menjalankan tiga strategi utama sepanjang 2026.

Strategi pertama berfokus pada peningkatan standar layanan bagi nasabah maupun tenaga pemasar melalui optimalisasi digital. Transformasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman berasuransi yang lebih cepat, mudah, dan konsisten bagi seluruh pemangku kepentingan.

Hanwha Life terus mengembangkan kapabilitas aplikasi dan integrasi kanal digital di berbagai titik interaksi, mulai dari proses pengajuan polis, layanan klaim, hingga dukungan bagi agen dan tenaga pemasar dalam menjalankan aktivitas penjualan. Juga, memperluas implementasi kecerdasan buatan (AI) dalam proses kerja maupun layanannya.

Pemanfaatan AI dihadirkan mulai dari pendukung produktivitas tenaga pemasar melalui AI FA, hingga penerapannya di berbagai fungsi bisnis seperti underwriting dan klaim, guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akurasi proses secara menyeluruh.

Kedua, Hanwha Life menghadirkan produk yang semakin beragam untuk dapat melayani lebih banyak segmen nasabah sesuai kebutuhan, kemampuan, dan profil masing-masing.

Sampai saat ini, Hanwha Life menghadirkan beragam produk mencakup asuransi tradisional, produk berbasis investasi, perlindungan kesehatan dan penyakit kritis, proteksi jangka panjang, hingga produk asuransi digital.

Salah satu produk unggulan yang baru diluncurkan adalah Hanwha Tropical Shield, yang memberikan perlindungan terhadap penyakit tropis seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya.

Ketiga, Hanwha Life terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai partner dan institusi, mulai dari sektor perbankan, institusi keuangan, dan komunitas, guna memperluas akses pasar dan meningkatkan penetrasi produk asuransi.

Dengan kombinasi fundamental bisnis yang kuat, inovasi produk berkelanjutan, dan komitmen terhadap tata kelola yang baik, Hanwha Life optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan.

(TRY/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi