Semangat HKGN 2026, drg. Martyn Edukasi Anak Sekolah Minggu HKBP Sudirman

Semangat HKGN 2026, drg. Martyn Edukasi Anak Sekolah Minggu HKBP Sudirman
Semangat HKGN 2026, drg. Martyn Edukasi Anak Sekolah Minggu HKBP Sudirman (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Dalam semangat Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2026, drg. Martyn, M.K.M., M.H. memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada anak-anak Sekolah Minggu HKBP Medan Sudirman. Kegiatan dikemas secara interaktif agar pesan kesehatan gigi dapat dipahami dan dipraktikkan langsung oleh anak-anak (27/09/2026).
Dalam pelaksanaannya, drg. Martyn didampingi tim dokter gigi yang terdiri dari drg. Wenny Dewanti, drg. Bernard, M.DSc., FICD, dan drg. Japiwinata. Bersama tim, kegiatan dilaksanakan melalui tiga rangkaian utama, yakni penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, praktik sikat gigi bersama, serta pemeriksaan kondisi gigi dan mulut anak-anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan bertema “Senyum Sehat, Anak Hebat”. Materi dikemas secara sederhana dan visual, mulai dari proses terjadinya gigi berlubang, manfaat memiliki gigi sehat, pemilihan makanan dan minuman, hingga kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut yang dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Anak-anak juga diajak memahami kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam, selama kurang lebih dua menit dengan gerakan lembut. Bagian yang sering terlewat saat menyikat gigi, seperti geraham belakang, area dekat gusi, sela gigi, dan lidah, juga menjadi perhatian agar seluruh rongga mulut dapat dibersihkan secara lebih menyeluruh.
Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan sikat gigi bersama. Anak-anak mempraktikkan cara menyikat gigi yang telah dipelajari. Pada sesi tersebut, drg. Martyn bersama tim mendampingi anak-anak membersihkan area dekat gusi, permukaan kunyah, bagian belakang gigi, hingga lidah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi dan mulut anak-anak. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi rongga mulut peserta sekaligus memberikan pengalaman pemeriksaan gigi sejak dini, sehingga anak-anak memahami bahwa berkunjung ke dokter gigi tidak harus menunggu hingga muncul rasa sakit ataupun keluhan pada rongga mulut.
Selain aktif dalam pelayanan kesehatan gigi, drg. Martyn juga mengemban tugas sebagai Koordinator Laboratorium dan Clinical Skill Laboratory (CSL) Program Studi Kedokteran Gigi, Institut Kesehatan Helvetia. Menurutnya, edukasi kepada anak akan lebih mudah dipahami apabila pengetahuan tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga disertai pengalaman praktik secara langsung.
“Edukasi kesehatan gigi pada anak menurut saya akan lebih efektif apabila tidak hanya berhenti pada penjelasan. Anak perlu melihat, memahami, kemudian langsung mempraktikkannya. Karena itu, setelah penyuluhan kami mengajak mereka sikat gigi bersama dan melanjutkannya dengan pemeriksaan agar pengalaman belajar yang mereka dapatkan menjadi lebih lengkap,” ujar drg. Martyn.
Menurut drg. Martyn, usia anak merupakan periode penting untuk membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi. “Gigi sehat bukan sekadar berarti tidak sakit. Kondisi gigi yang baik membantu anak makan dengan nyaman, berbicara dengan baik, belajar tanpa terganggu keluhan, sekaligus membuat mereka lebih nyaman untuk tersenyum,” lanjutnya.
Sebagai Pendiri Royal Dental Center, drg. Martyn turut menekankan pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala sejak usia anak. “Kami ingin anak-anak mengenal pemeriksaan gigi sebagai sesuatu yang biasa dan tidak perlu ditakuti. Datang ke dokter gigi tidak harus menunggu sampai sakit, karena pemeriksaan berkala membantu mengetahui kondisi gigi lebih awal,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga selaras dengan program Royal Dental Center dalam mendorong edukasi, pencegahan, pemeriksaan kesehatan gigi, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial di masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, edukasi kesehatan gigi diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya anak-anak sebagai kelompok penting dalam pembentukan kebiasaan sehat sejak dini.
“Kami berterima kasih kepada HKBP Medan Sudirman yang telah memberikan kesempatan dan mengajak kami berkolaborasi dalam kegiatan ini. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan, karena edukasi kesehatan gigi sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk kebiasaan sehat yang dapat terus dibawa anak-anak hingga dewasa,” kata drg. Martyn.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari pihak HKBP Medan Sudirman. Pdt. Linda Silaban, S.Th., M.M. bersama dr. Helena Rugun Nainggolan, MKT, dari Seksi Kesehatan HKBP Medan Sudirman, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta membangun kebiasaan sehat bersama keluarga di rumah,” tutup dr. Helena.
(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi