Berlangsung Meriah, HKBP Simanungkalit Dangsina Sipoholon Rayakan Jubileum ke-75 Tahun (Analisadaily/Emvawari Candra Sirait)
Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Simanungkalit Dangsina Resort Sipoholon 1 Distrik II Silindung merayakan pesta jubileum yang ke-75 tahun 2026, halaman gereja setempat, Minggu (5/7).
Perayaaan Jubileum dimulai dengan ibadah dipimpin Kepala Departemen (Kadep) Marturia HKBP, Pdt Bernard Manik M.Th.
Dalam khotbahnya, Pdt Bernard Manik M.Th menyampaikan, Jubileum merupakan perayaan pesta dan ekspresi suka cita bagi warga jemaat dan gereja.
"Artinya pada Jubileum ke-75 tahun ini, kita semua menunjukkan ekspresi sukacita, sukacita yang terus bertambah," ujarnya.
Bernard juga mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan atas segala berkatNya sehingga gereja HKBP Simanungkalit Dangsina Sipoholon ini bisa merayakan pesta Jubileum yang ke-75 tahun.
"Kita masih diperbolehkan Tuhan saat ini bersukacita atas usia gereja yang ke-75 tahun," ucapnya.
Sebagai pesan pada pesta Jubileum, dia mengajak seluruh warga jemaat HKBP, khususnya HKBP Dangsina Sipoholon menunjukkan kesungguhan, keseriusan dan keteguhan hati dalam meningkatkan iman dan mengembangkan serta memajukan gereja.
"Teruslah berusaha apa yang harus dilakukan dalam membesarkan gereja serta mewariskan iman bagi anak-anak kita," imbuhnya.
"Mewariskan pertumbuhan iman melalui berbagai program," tambahnya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) yang hadir dan memberikan perhatian terhadap gereja dan warga jemaat pada pesta Jubileum HKBP Simanungkalit Dangsina Sipoholon.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah dan Bapak Bupati, kami melihat Pak Bupati sangat dekat dengan masyarakat dan sepertinya tidak ada permohonan gereja yang tidak dipenuhi oleh Bapak Bupati," pungkasnya.
Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat dalam sambutannya mengucapkan selamat Jubileum ke-75 tahun kepada seluruh warga jemaat HKBP Simanungkalit Dangsina Sipoholon.
"Semoga semakin diberkati," ucapnya.
JTP menyampaikan, pemerintah dan gereja merupakan dua lembaga yang tidak dapat dipisahkan.
"Pemerintah dan gereja suatu kesatuan untuk mensejahterakan masyarakat," katanya.
"Gereja sangat berperan membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat," tambahnya.
Dia mengatakan, gereja dapat membantu pemerintah dalam mengajak dan mensosialisasikan program-program pemerintah.
"Sehingga kami mengajak para pendeta melaui gereja menyuarakan progam pemerintah tersebut kepada masyarakat," katanya.
Dia menjelaskan, saat ini Pemkab Taput sedang bergiat melakukan program kebersihan, ekologi, dan termasuk program penanganan masalah sampah plastik khususnya di lingkungan sekolah.
"Saat ini seluruh sekolah SD dan SMP setiap pagi wajib memungut sampah plastik," imbuhnya.
"Jadi melalui acara ini, kepada gereja agar mengingatkan anak-anak kita program tersebut. Kita bersihkan tempat kita, lingkungan, dan kita bersihkan diri kita," tambahnya.
Ketua Panitia Jubelium ke-75, HKBP Dangsina Sipoholon, AS Simanungkalit mengucapkan terima kasih kepada Kadep Marturia dan dan Bupati Taput bersama jajaran yang telah hadir pada pesta Jubileum.
"Terima kasih juga kepada bibelvrouw, diakones, dan para guru huria yang bersama kita merayakan pesta jubelium," katanya.
Pihaknya berharap dengan pesta Jubileum ke-75 tahun ini membawa kemajuan bagi gereja HKBP Simanungkalit Dangsina Sipoholon.
"Sehinga gereja HKBP Simanungkalit Dangsina ini semakin maju," imbuhnya.
Perayaan pesta Jubileum HKBP Simanungkalit Dangsina Sipoholon dirangkai dengan penyerahan surat pembaharuan hibah tanah dari pihak penghibah kepada gereja.
Selain itu, perayaan juga berlangsung meriah dengan adanya lucky draw dan lelang kuliner masakan khas batak seperti panggan, arsik, dan sejumlah kuliner lainnya.
Pada kesempatan itu, Chief Exekutive Officer Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mori Center Siborongborong, Rijen Alam Sinurat melelang 5 jenis masakan khas batak seharga Rp 5 juta, dan lelang tersebut diserahkan langsung kepada muda-mudi (naposo bulung) gereja.
(CAN/RZD)