Menteri Kanan Kamboja Buka Konferensi ‘Ummah SE ASEAN’ ke-4, Said Aldi: Semoga Menghasilkan Program Kemaslahatan Umat (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Phnom Penh - Menteri Kanan Penjaga Misi Khas Kamboja, Tuan Yang Terutama (YTY) Neak Okhna Datuk Dr Othsman Hassan membuka secara resmi Konferensi ASEAN ke-4 yang mengangkat tema "Ummah Terbaik" di Hotel Shangri-La, Phnom Penh, Senin sampai Selasa (5-6/10/2026).
Hadir pada acara tersebut Presiden Pemuda Masjid Dunia Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM, ulama, cendikiawan negara-negara ASEAN dan Kerajaan Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Othsman mengungkapkan bahwa konferensi "Ummah Terbaik" yang diselenggarakan ini merupakan wadah bagi para ulama dan cendikiawan muslim ASEAN untuk berbagi pengalaman, menyalurkan ide dan gagasan, sekaligus memperkuat kerja sama antara masyarakat muslim dengan pemeluk agama lainnya di negara-negara kawasan ASEAN dan sekitarnya.
"Ummah Terbaik bukanlah ummat yang hanya mementingkan kepentingan diri sendiri, melainkan bekerjasama bertekad kuat untuk kemaslahatan orang banyak yang berpegang teguh pada akhlak mulia, menerapkan pendekatan moderator, menegakkan keadilan, saling menghormati, dan memperkuat ilmu pengetahuan maupun pendidikan," terang Othsman.
Ia juga menekankan bahwa "Ummah Terbaik" perlu memberikan perlindungan kepada generasi muda Islam dari pengaruh ekstremisme dan penyebaran informasi palsu.
"Dan kepada semua pihak, diharapkan bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan dan mempertahankan perdamaian, pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat, negara yang berlandaskan nilai kasih sayang dan kemanusiaan," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Othsman mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kerajaan Kamboja di bawah kepemimpinan yang penuh kebijaksanaan Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, Presiden Senat sekaligus Mantan Perdana Menteri, serta Samdech Moha Borvor Thipadei Hun Manet, Perdana Menteri Kamboja, yang telah menciptakan dan mempertahankan kebijakan keharmonisan antaretnis dan antaragama di negara tersebut.
Untuk diketahui, pada Konferensi "Ummah Terbaik" kali ini akan dibahas berbagai isu terkait upaya memperkuat pendekatan moderasi dalam beragama, menolak ekstremisme dan kekerasan, serta memperkuat nilai toleransi, kehidupan bersama secara damai, dan keharmonisan dalam masyarakat.
Sebelumnya, kegiatan yang sama juga telah diselenggarakan sebanyak 3 kali, pertama di Malaysia, Indonesia, dan Thailand.
Sementara itu di sela-sela kegiatan, Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus bersama Wapres Fadly Amran, Alwi Muhdar Sekjend Bustomi Mochktar, Ali Smith, Said Syahrul, Haryanto Albar, Agus Harta, Irwansyah, Endru Pastika, Dido Tirto, Chairul Amry, Said Idris, Marlini, Liana Fitri, mengucapkan terima kasih kepada Pemeringah Kamboja yang telah berkenan menjadi tuan rumah pada Konferensi "Ummah Terbaik" ke-4.
Tokoh muda dunia asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia berharap, konferensi ini bisa menghasilkan ide maupun gagasan yang baik demi kemaslahatan umat dan generasi Islam di dunia, khususnya kepada rakyat Palestina yang saat ini masih berjuang mempertahankan Tanah Air mereka dari aksi dan tindakan kejam Israel.
"Kita berdoa setelah konferensi ini, semua program kerja ditujukan untuk kemaslahatan dan kemajuan umat Islam, termasuk kepada rakyat Palestina," pungkas Said Aldi.
(KAH/RZD)