Pemerhati Sosial, Politik dan Keamanan Malik Assalih Harahap : Irjen Pol Dedy Kesuma Bakti sudah Tepat Menjabat Kabaintelkam Polri (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan-Pemerhati Sosial, Politik dan Keamanan Malik Assalih Harahap mengatakan sudah tepat Kapolri Jendral Polisi Suyudi Ario Seto mengangkat Irjen Pol Dedy Kesuma Bakti menjadi Kabaintelkam Polri karena rekam jejaknya sangat bagus.
"Kabaintelkam merupakan mata dan telinga Kapolri dalam memberikan informasi terkait Keamanan di Indonesia," ujarnya.
Seperti diketahui, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti per 2 Oktober 2026 resmi mengemban amanat sebagai Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri menggantikan Komjen Pol Yuda Gustawan yang menjabat sebagai Kabaintelkam Polri sejak tanggal 19 September 2025.
Komjen Pol Yuda Gustawan yang merupakan alumni Akpol 1993 dikabarkan mendapatkan penugasan baru di luar struktur Polri yaitu ke Kantor Staf Presiden.
Lebih lanjut dikatakannya, Malik Assalih Harahap yang juga Ketua Umum DPP IKA SMAN7 Medan mengatakan Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1996 dari Rekam jejaknya di Intelkam sangat baik.
Ia diyakini akan mampu membantu Kapolri Jendral Polisi Suyudi Ario Seto yang mempunyai visi misi sangat bagus yaitu "Polisi Bersama Bersama Masyarakat" dengan tujuan menjadikan masyarakat sebagai Pusat Orientasi Tugas Kepolisian.
Pendekatan yang diusung berfokus pada sisi humanis agar kehadiran institusi Polri dapat memberikan rasa aman yang nyata, bukan memicu ketakutan termasuk dikalangan anak-anak.
Menurutnya, belakangan ini arah transformasi institusi Polri menekankan pentingnya melanjutkan dekade keempat perjalanan reformasi Polri dengan berfokus pada tiga pilar utama yaitu
1.Transformasi Kultural : mengubah budaya organisasi agar lebih terbuka terhadap keluhan dan kritik publik ruang evsluasi demi perbaikan pelayanan
2.Transformasi Struktural dan Instrumental ,menjaga serta memperluas capaian positif yang telah dibangun oleh kepemimpinan kepemimpinan polri sebelumnya
3.Penyelarasan dengan Agenda Nasional(Astacita) diarahkan untuk mendukung penuh program strategis pemerintah khususnya pilar pilar dalam Asta Cita menuju indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut dikatakannya, keamanan dan supremasi hukum menjamin stabilitas keamanan nasional memberikan kepastian hukum yang adil,serta mendukung penguatan tata kelola supremasi hukum.
Pemberantasan kejahatan prioritas berkomitmen penuh dalam pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan narkoba.
Lalu menjaga ruang pembangunan menjamin Polri berperan aktif sebagai penjaga ruang aman bagi pembangunan sosial, ekonomi dan pembangunan kewilayahan yang berkeadilan tanpa mengambil alih fungsi kementerian atau lembaga negara lain.
Kemudian Malik Harahap juga menambahkan Irjen Pol Dedy Kesuma Bakti merupakan bagian dari batalyon Wira Satya dan tercatat sebagai salah satu alumni Akpol 1996 dengan karier yang sangat cemerlang.
Komjen Pol Dedy Kusuma Bakti dan Komjen Pol Herry Heryawan yang menjabat sebagai Kabaharkam Polri kini menjadi pioner Akpol 1996 sandang Bintang tiga.
Saat menjabat sebagai Dirintelkam Polda Kaltim (2022–2024), beliau berada di garda terdepan penanganan stabilitas keamanan awal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
'Melalui pendekatan dialog dan intelijen yang persuasif, ia sukses meredam serta menyelesaikan berbagai konflik agraria dan sengketa lahan masyarakat adat/setempat yang penuh pro-kontra, sehingga proyek strategis nasional tersebut dapat berjalan kondusif ujar Malik Haraha
Malik Harahap mengatakan Ketika menjabat sebagai Dirintelkam Polda Jabar (2019–2022), gelombang penolakan dari serikat buruh dan mahasiswa terhadap pengesahan Omnibus Law (UU Cipta Kerja) memicu demonstrasi masif di berbagai daerah.
"Dedy Kusuma Bakti dinilai sukses mengelola situasi kompleks tersebut melalui deteksi dini dan koordinasi intensif dengan tokoh buruh mencegah kerusuhan massal di wilayah hukum Jawa Barat," ungkap Malik Harahap seraya menyampaikan Dedy memecahkan rekor di angkatannya dengan naik pangkat tiga tingkat dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun.
Yakni dari Kombes Pol di awal 2024, naik menjadi Brigjen Pol di Juli 2024, lalu naik Irjen Pol di 2025, hingga kini dipercaya menjadi Kabaintelkam Polri pada Oktober 2026 yang otomatis membawanya ke pangkat bintang tiga).
Menjadi pionir atau orang pertama dari alumni Akpol 1996 (Batalyon Wira Satya) yang berhasil menembus jabatan struktural tertinggi bintang tiga kepolisian," paparnya.
(ARU/NAI)











