Dukung Keadilan Energi, 584 Keluarga Prasejahtera di Sumut Kini Nikmati Listrik Gratis dari PLN

Dukung Keadilan Energi, 584 Keluarga Prasejahtera di Sumut Kini Nikmati Listrik Gratis dari PLN
Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, bersama General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses energi.

Melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebanyak 584 rumah tangga prasejahtera di Sumatera Utara telah resmi menerima bantuan sambungan listrik gratis sejak awal tahun hingga 12 Oktober 2026.

Sebagai wujud nyata di lapangan, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, turun langsung menghadiri prosesi penyalaan listrik secara simbolis di rumah salah satu penerima manfaat di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, S.T., M.T., M.Sc., beserta jajaran manajemen PLN.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, menjelaskan bahwa program BPBL dirancang untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak yang sama terhadap energi listrik.

"Program BPBL merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak yang sama atas akses energi listrik. Kami mengapresiasi PLN UID Sumut dan UP3 Lubuk Pakam yang terus bergerak aktif di lapangan. Semoga hadirnya sambungan listrik ini dapat mendorong produktivitas, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, dan menggerakkan roda ekonomi keluarga," ujar Andriah, Selasa (13/10).

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan pentingnya pemerataan listrik sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

"Melihat langsung listrik menyala di rumah penerima manfaat mengingatkan kita bahwa setiap sambungan membawa harapan bagi sebuah keluarga. Hingga 12 Oktober tahun ini, sebanyak 584 rumah tangga prasejahtera di Sumatera Utara telah memperoleh bantuan pasang baru listrik. Kami berharap semakin banyak masyarakat dapat terbantu dan memanfaatkan listrik untuk kegiatan produktif yang meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga,” ungkap Rizky.

Ia menambahkan, PLN akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian ESDM dan para pemangku kepentingan guna memastikan jaringan listrik terpasang secara aman serta siap digunakan untuk kebutuhan harian maupun kegiatan usaha rumahan.

Manfaat dari program keadilan energi ini dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya Shinta Fitryani, warga Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan penyambungan listrik mandiri di kediamannya.

"Terima kasih kepada Kementerian ESDM dan PLN atas bantuan pemasangan listrik gratis di rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Dengan adanya listrik sendiri, aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman. Kami berharap listrik ini juga dapat kami manfaatkan untuk usaha kecil di rumah agar bisa menambah penghasilan keluarga," tuturnya.

Tidak hanya memberikan akses listrik, rangkaian kegiatan penyaluran BPBL ini juga dilengkapi dengan aksi kepedulian sosial dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. YBM PLN menyalurkan bantuan paket sembako kepada para penerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, PLN, dan lembaga terkait, PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal dan merata, mendorong kemandirian ekonomi, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat prasejahtera di Sumatera Utara.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi