SUTRADARA kondang Tiongkok Zhang Yimou reuni dengan aktris Gong Li untuk film mendatang mereka bertajuk “Coming Home”. Kerjasama tersebut membuat hubungan asmara mereka pada masa lalu menjadi sorotan lagi.
Gong Li mencapai ketenaran di dunia internasional pada awal-awal karirnya dengan membintang sebagian dari film yang disutradarai Zhang. Film-film itu antara lain Red Sorghum dan Raise the Red Lantern.
Selain bertindak sebagai aktris sutradara itu, Gong Li juga terlibat hubungan intim dengan Zhang, sehingga menyebabkan pria terkenal ini retak dengan keluarganya. Putri sineas itu Zhang Mo mengungkapkan masa kanak-kanaknya dipenuhi kemarahan terhadap Gong Li karena aktris cantik itu membawa ayahnya jauh dari dirinya.
Marah
Zhang Mo sangat marah pada Gong Li yang dulu dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan ayahnya. Beberapa tahun lalu, Zhang Mo menyatakan secara terbuka bahwa Gong Li merusak masa kanak-kanaknya karena keterlibatannya dengan ayahnya.
Dalam sebuah wawancara Zhang Mo menyatakan kemarahannya. “Ketika ayah dan ibu kawin, ayah saya tak punya apapun. Dikarenakan dukungan ibu saya, dia mampu meraih sukses dalam karirnya,” ujar Zhang Mo.
“Ketika ayah dan Gong Li bersama, saya tak habis pikir dan hingga kini tak tahu kenapa. Gong Li adalah seorang bintang besar. Ketika dia dan ayah saya bersama, mengapa dia memutuskan semua bentuk komunikasi antara kami? Pada waktu itu, saya merasa seolah-olah telah kehilangan seorang ayah,” ucap Zhang Mo.
Zhang Mo baru merasa dirinya punya peluang menjalin hubungan antara anak dan ayah sungguhan setelah Gong Li dan Zhang Yimou menempuh jalan sendiri-sendiri pada 1995.
Resolusi
Kendati demikian, selama kolaborasi antara trio dalam “Coming Home”, Gong Li dan Zhang Mo tampak telah mencapai resolusi. Zhang Mo bertugas memotong dan menyunting film tadi, dan punya kesempatan melakukan kontak lebih dekat dengan Gong Li.
Didesak oleh Zhang Yimou saat berada di Festival Film Cannes, Zhang Mo dan Gong Li saling berpelukan hangat di depan audien. Sepertinya setelah berselang bertahun-tahun, kedua perempuan itu akhirnya mulai saling berbaikan dengan perasaan beragam satu sama lain.
Kenyataan itu menunjukkan kemarahan kiranya tidak terus bertahan di hati Zhang Mo. Wanita itu kabarnya kini sudah bisa memanfaatkan Gong Li.
Pemutaran film Coming Home di Festival Cannes 2014 dipuji banyak kritikus, dan meraup pendapatan di box office hampir 100 juta RMB di Tiongkok saja.
Mendengar sukses film tadi, Gong Li segera menangis terharu. Zhang Yimou menyatakan penuh kegembiraan, “Ini cukup bagus! Ini boleh jadi sebuah film seni dramatik, tapi bukan produk film drama besar tipikal. Penghasilan yang besar di box office berarti penonton menyukainya; saya sangat bahagia.” (aoc/bh)











