Objek wisata Menara Pandang Tele di Samosir. (Analisadaily/Tetty Naibaho)
Analisadaily.com, Samosir - Destinasi wisata Menara Pandang Tele terus menjadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Danau Toba. Pada masa libur panjang akhir Mei 2026, lokasi wisata yang berada di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir itu dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Sumatera Utara hingga luar provinsi.
Wisatawan asal Padangsidimpuan, Uli Situmorang (45), mengaku sengaja datang ke Menara Pandang Tele setelah melihat tempat wisata tersebut viral di media sosial. “Sudah lama penasaran karena sering muncul di media sosial. Ternyata setelah datang langsung, pemandangannya memang luar biasa. Dari sini Danau Toba terlihat sangat indah,” ujarnya.
Ia mengatakan kunjungannya ke Samosir dilakukan bersama keluarga untuk menghabiskan masa liburan. Setelah menikmati panorama di Tele, rombongannya berencana melanjutkan perjalanan menuju Pangururan untuk menyaksikan atraksi air mancur menari di kawasan waterfront.
Hal senada disampaikan Rahmida (50), wisatawan asal Langsa, Aceh yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, Menara Pandang Tele menjadi salah satu lokasi wisata terbaik untuk menikmati panorama Danau Toba. “Tempatnya indah sekali. Kami sengaja datang untuk menikmati wisata di sekitar Danau Toba bersama keluarga. Udara di sini juga sangat sejuk,” katanya.
Untuk menikmati keindahan panorama dari Menara Pandang Tele, wisatawan dikenakan tarif masuk sebesar Rp20 ribu per orang bagi wisatawan luar Kabupaten Samosir. Sementara untuk warga Samosir dikenakan tarif Rp10 ribu per orang. Harga tersebut dinilai cukup terjangkau mengingat fasilitas dan pemandangan yang ditawarkan.
Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Lokasinya berada di Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian, sekitar 22 kilometer dari pusat Kota Pangururan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui Staf yang bertugas di Menara Pandang Tele, Nosoh R. Angkat, mengatakan jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan selama musim liburan.
“Pengunjung cukup ramai, baik dari dalam maupun luar Samosir. Pada Rabu kemarin dan hari ini jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 4.000 orang,” ungkapnya.
Meningkatnya jumlah wisatawan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Kabupaten Samosir yang terus berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan Danau Toba. (TN)
(WITA)











